Langkah Awal Kepengurusan Baru, DPC PPP Bondowoso Gelar Technical Meeting Turnamen P3FC Bola Futsal untuk Dekatkan Partai dengan Masyarakat

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bondowoso AHMADI sebagai penyelenggara P3FC Bola Futsal saat berikan sambutan di acara Technical Meeting (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Kepengurusan baru DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bondowoso mulai melakukan langkah awal untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan olahraga. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan technical meeting turnamen P3FC bola futsal di Kantor DPC PPP Bondowoso, Sabtu (11/7/2026).
Dalam sambutannya, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bondowoso, Ahmadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan pelajar.
Menurutnya, selama ini PPP kerap dipandang sebagai partai yang identik dengan kelompok tertentu. Melalui berbagai kegiatan sosial dan olahraga, pihaknya ingin menunjukkan bahwa PPP merupakan partai yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
“Ini merupakan langkah awal kepengurusan baru untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat, adik-adik, para pemuda, dan berbagai komunitas. Kami ingin membuktikan bahwa PPP adalah partai yang terbuka, mampu berkolaborasi, dan hadir melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmadi.
Ia menegaskan, meski PPP merupakan salah satu partai politik tertua di Indonesia, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk terus mengikuti perkembangan zaman, termasuk menghidupkan berbagai kegiatan kepemudaan dan olahraga.
Ahmadi menilai partai politik tidak hanya berperan dalam aktivitas politik semata, tetapi juga harus mampu menjadi wadah yang mendorong kegiatan positif di tengah masyarakat.
Sebagai langkah awal, DPC PPP Bondowoso memilih menggelar turnamen bola voli karena dinilai lebih mudah dilaksanakan dibandingkan cabang olahraga lain yang membutuhkan fasilitas lebih besar, seperti sepak bola.
“Kami memulai dari kegiatan yang sederhana tetapi manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ke depan tentu akan ada kegiatan-kegiatan lain yang lebih besar,” katanya.
Ia juga mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut, termasuk pelaksanaan technical meeting sebagai bagian dari persiapan kompetisi.
Ahmadi berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Yang paling penting bukan siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kegiatan ini mampu mempererat persahabatan, membangun kebersamaan, dan memperkuat silaturahmi melalui olahraga. Prestasi tentu menjadi bonus, namun nilai persaudaraan harus tetap menjadi yang utama,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi


