Kapolres Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembuangan Bayi di Binakal

Kapolres Bondowoso beserta jajaran saat datangi tempat kejadian perkara penemuan jenazah bayi (foto dok: HMS)

Bondowoso, ulas.co.id – Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penemuan jenazah bayi perempuan yang ditemukan dalam kantong kresek hitam di Desa Bandelan, Kecamatan Binakal, Kamis (16/3/2026).

Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga setempat, terlebih karena terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Bayi ditemukan dalam kondisi utuh dengan tali pusar yang masih melekat, mengindikasikan bahwa bayi tersebut baru saja dilahirkan.

Baca juga: https://ulas.co.id/sidak-forkopimda-bondowoso-pastikan-stok-aman-bupati-dan-kapolres-turun-langsung-jelang-idul-fitrih-1447-h/

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo turun langsung ke lokasi bersama jajaran untuk memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh tim Inafis Polres Bondowoso.

“Sesuai laporan dari Kepala Desa, penemuan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ini jenazah bayi sudah kami bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, pemeriksaan forensik sangat penting untuk memastikan usia bayi, penyebab kematian, serta mengungkap fakta-fakta lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan. Namun, kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan secara detail kondisi bayi saat ditemukan.

Kapolres menegaskan bahwa kasus ini kuat dugaan merupakan tindak pidana pembuangan bayi dan tidak dapat ditoleransi.

“Peristiwa ini menjadi perhatian serius kami. Tentunya akan kami tindak lanjuti, kami telusuri, dan kami pastikan akan mengungkap siapa pelaku di balik kejadian ini,” tegas AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo.

Baca juga: https://ulas.co.id/pramuka-tamanan-peduli-yatim-piatu-wujudkan-dasa-darma-dalam-aksi-nyata/

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Sementara itu, bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Pak Hay saat hendak mencari rumput. Kecurigaannya muncul ketika melihat bungkusan kresek hitam di sebuah saung yang biasanya dalam kondisi bersih.

Saat dibuka, ia terkejut mendapati sosok bayi yang sudah tidak bernyawa di dalamnya. Ia pun segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa setempat.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Maret 24, 2026

    hello world

    hello world

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *