Prestasi Siswa Bondowoso Butuh Dukungan Nyata, Disdik Akui Belum Ada Anggaran Khusus Kompetisi Ekstrakurikuler

BONDOWOSO, ulas.co.id – Upaya meningkatkan prestasi generasi muda di Kabupaten Bondowoso membutuhkan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, termasuk fasilitas dan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi di luar daerah. Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Bondowoso mengakui hingga kini belum menyediakan anggaran khusus untuk mendukung keikutsertaan siswa dalam berbagai kompetisi ekstrakurikuler.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, saat memberikan keterangan di Pendopo RBA, Rabu (21/10/2026). Persoalan dukungan anggaran menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar potensi dan bakat peserta didik dapat berkembang secara optimal.

Taufan menjelaskan, kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar kurikulum inti sehingga pelaksanaannya selama ini lebih banyak melibatkan wali murid dan komite sekolah, terutama ketika siswa harus mengikuti kompetisi di luar daerah.

“Dalam struktur kurikulum ini adalah kegiatan di luar kurikuler. Sehingga memang untuk seperti ini sepenuhnya diserahkan kepada wali murid, kepada komite,” ujar Taufan.

BACA JUGA: Bupati Abdul Hamid Wahid Apresiasi Prestasi 17 Kategori Dorong Generasi Muda Bondowoso Terus Berprestasi

Ia mengungkapkan, sejumlah kebutuhan peralatan untuk menunjang kegiatan siswa memang telah tersedia. Meski demikian, untuk peralatan tertentu, sekolah masih harus meminjam agar peserta didik tetap bisa mengikuti kegiatan yang diikuti.

Taufan juga mencontohkan keikutsertaan siswa SMP Negeri 1 Bondowoso dalam kompetisi di Tulungagung. Menurutnya, kegiatan semacam itu cukup banyak, tetapi belum didukung alokasi anggaran khusus dari Disdik Bondowoso.

“Memang belum menyediakan anggaran untuk hal di luar seperti ini. Yang kita sediakan, ya kalau seperti ini memang belum disediakan,” katanya.

Pembinaan Prestasi Perlu Dukungan Berkelanjutan

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya mendorong peningkatan prestasi generasi muda Bondowoso. Keberhasilan siswa dalam kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan semangat berlatih, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas, pendampingan pelatih, serta kesempatan mengikuti perlombaan.

Pengembangan bakat dan minat melalui kegiatan ekstrakurikuler merupakan bagian penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kreativitas, dan daya saing peserta didik. Karena itu, dukungan terhadap siswa berprestasi perlu dipikirkan secara terarah, sekalipun kegiatan tersebut berada di luar pembelajaran kurikuler.

BACA JUGA: Wakil Bupat Situbondo Ulfiyah Ajak Ppp Bondowoso Bersatu Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput

Ketergantungan pada wali murid dan komite sekolah juga perlu menjadi bahan evaluasi. Tanpa skema dukungan yang jelas, siswa yang memiliki kemampuan dan potensi berprestasi berisiko menghadapi keterbatasan kesempatan ketika harus mengikuti kompetisi yang membutuhkan biaya perjalanan, akomodasi, maupun perlengkapan khusus.

Ke depan, diperlukan sinkronisasi antara program pembinaan, kebutuhan sekolah, dan perencanaan anggaran pemerintah daerah. Disdik juga perlu memperjelas kemungkinan pemanfaatan program bantuan yang sudah tersedia, mekanisme penentuan prioritas, serta peluang penganggaran untuk mendukung kompetisi siswa pada periode berikutnya.

Sinergi Pendidikan dan Pengembangan Pemuda

Dalam konteks peningkatan prestasi daerah, sinergi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso juga penting untuk diperkuat. Kolaborasi tersebut dapat menjadi ruang untuk menyelaraskan pembinaan peserta didik, pengembangan bakat olahraga dan seni, serta fasilitasi bagi generasi muda yang memiliki potensi di berbagai bidang.

Kepala Disparbudpora Bondowoso, Gede Budiawan, turut menjadi bagian dari konteks pembahasan mengenai pengembangan potensi generasi muda di daerah tersebut.

Koordinasi lintas perangkat daerah diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan pembinaan, memetakan potensi siswa, serta memperluas kesempatan mengikuti kompetisi sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

Dengan pembinaan yang terencana, dukungan fasilitas yang memadai, dan skema pembiayaan yang jelas, harapan agar generasi muda Bondowoso mampu bersaing dengan daerah lain dapat diwujudkan melalui langkah konkret.

BACA JUGA: Peringati Hut Humas Polres ke 75 Piramida Ngopi Bareng Media Kapolres Bondowoso Perkuat Sinergi dan Buka Ruang Kritik

Peningkatan prestasi pada akhirnya bukan hanya soal penghargaan yang diraih, melainkan juga tentang bagaimana pemerintah daerah menghadirkan kesempatan yang lebih merata bagi setiap peserta didik untuk mengembangkan kemampuan dan mengharumkan nama Bondowoso,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *