Penyaluran BLT DBHCHT Tahap II di Bondowoso :71 Buruh Pabrik Rokok Terima Bantuan Pemerintah Tegaskan Tanpa Potongan

Bupati didampingi Wabup dan kadinsos P3AKB serta ka DPM PTSP, Owner Cv dia putri ratu, Camat, kades jumpong, dan tandil wetan (foto dok; Yusi Ulas.co.id) 

Bondowoso, Ulas.co.id — Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) tahap kedua kepada para buruh pabrik rokok. Penyaluran dipusatkan di Pabrik Rokok Cv Dua Putri Ratu, di Desa Jumpong Kecamatan Wonosari. Senin (18/11/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso KH. Abd Hamid Wahid bersama Wabup As’ad Yahya Safi’i beserta jajaran Forkopimda.

Baca juga: https://ulas.co.id/bondowoso-perkuat-regulasi-dan-kolaborasi-lintas-sektor-untuk-percepatan-eliminasi-tbc/

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso, Dr. Imron, menyampaikan bahwa penyaluran tahap kedua ini diberikan kepada 71 buruh dari dua pabrik rokok yang telah memenuhi syarat administrasi, yakni Pabrik Rokok Dua Putri Ratu dan Pabrik Rokok Subur Sahabat Sejahtera di Kecamatan Wringin.

Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-bentuk-kader-moderasi-beragama-untuk-perkuat-kerukunan-pelajar/

Imron menjelaskan bahwa proses verifikasi telah dilakukan secara ketat bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Naker.

“Ada satu pabrik lainnya, Cv Dwi Putri di Sumber Malang, yang sebenarnya masuk usulan, namun tidak bisa menerima karena belum terdaftar sebagai badan usaha di Kemenkumham. Sehingga yang memenuhi aturan hanya dua pabrik,” jelasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/polres-bondowoso-gelar-apel-operasi-zebra-semeru-2025-kapolres-keselamatan-masyarakat-adalah-prioritas-utama/

Setiap penerima mendapatkan Rp600.000, hasil akumulasi bantuan Rp300.000 per bulan selama dua bulan, dan disalurkan langsung melalui PT Pos Indonesia Bondowoso.

“Penyaluran ini murni berdasarkan regulasi dan data resmi. Kami hanya memfasilitasi agar bantuan sampai kepada yang berhak tanpa ada penyimpangan,” tegas Imron.

Baca juga: https://ulas.co.id/sppg-jambesari-hadirkan-menu-mbg-dobel-protein-widi-ungkap-pentingnya-standar-gizi-baru-bagi-peserta-didik/

Bupati Hamid Wahid: “Penyaluran Harus Tanpa Potongan, dan Tepat Sasaran”

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid menegaskan bahwa program BLT DBH CHT merupakan wujud komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat yang bekerja di sektor pertembakauan.

“Bantuan ini bertujuan mengurangi beban ekonomi buruh pabrik rokok dan mereka yang terdampak PHK. Saya meminta seluruh pihak memastikan penyaluran berjalan tanpa potongan apa pun,” tegas Bupati.

Baca juga: https://ulas.co.id/bapenda-bersama-asisten-pemkab-bondowoso-gencarkan-monitoring-pajak-temukan-15-potensi-objek-baru/

Ia menambahkan bahwa dana cukai tembakau harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Dengan ini, kami berharap kesejahteraan buruh meningkat dan kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Sosial, PT Pos Indonesia, serta seluruh pemilik pabrik yang ikut mendukung kelancaran program.

Baca juga: https://ulas.co.id/peresmian-sumur-bor-di-dusun-lor-sawah-dorong-akses-air-bersih-dan-kesejahteraan-warga/

Owner CV Dua Putri Ratu, H. Nur Holis: “Kami Terus Berkomitmen Mendukung Pekerja dan Petani”

Sementara itu, Owner CV Dua Putri Ratu, H. Nur Holis, menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada produksi rokok, tetapi juga memiliki komitmen kuat mendukung pekerja dan petani tembakau.

“Setiap tahun kami menyerap hingga 100 ton tembakau dari petani, dan tidak hanya untuk kebutuhan pabrik kami, tetapi juga membantu pabrik lain yang bermitra,” ungkap H. Nur Holis.

Baca juga: https://ulas.co.id/babinsa-posramil-jambesari-dampingi-pendistribusian-mbg-kegiatan-berjalan-aman-dan-lancar/

Ia menuturkan bahwa pabrik Dua Putri Ratu yang baru berdiri dua tahun ini terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. “InsyaAllah tahun depan kami harap bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, tidak hanya dari desa ini, tapi juga dari kecamatan sekitar,” katanya.

Baca juga: https://ulas.co.id/peresmian-sumur-bor-di-dusun-lor-sawah-dorong-akses-air-bersih-dan-kesejahteraan-warga/

Proses penyaluran BLT di pabrik berjalan lancar dengan pengawasan ketat dari Dinas Sosial, Forkopimda, dan pihak pabrik. Para penerima tampak antusias dan bersyukur menerima bantuan yang dinilai sangat membantu kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan akan terus mengawal penyaluran BLT DBH CHT berikutnya agar tepat sasaran dan bebas dari potongan liar.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *