Realisasi PBB-P2 Bondowoso Capai 20,24 Persen, Bapenda Optimistis Target Penerimaan Terus Meningkat

Bondowoso, ulas.co.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bondowoso terus menggenjot optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Hingga 30 Juni 2026, realisasi penerimaan PBB-P2 telah mencapai Rp3.544.692.818 atau 20,24 persen dari total baku ketetapan sebesar Rp17.511.371.876. Data tersebut disampaikan Kepala Bapenda Bondowoso, Slamet Yantoko, Rabu (1/7/2026).

BACA JUGA: https://ulas.co.id/golkar-bondowoso-apresiasi-putusan-mk-masdidik-rakyat-tetap-jadi-penentu-arah-demokrasi-daerah/

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat, kepala desa, lurah, serta petugas pemungut pajak yang terus bergerak meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2.

“Bismillah terus bergerak. InsyaAllah camat dan kepala desa akan terus mengoptimalkan capaian penerimaan PBB-P2 demi kemajuan Bondowoso. Kami optimistis target penerimaan dapat terus meningkat melalui sinergi seluruh pihak,” ujar Slamet Yantoko.

Berdasarkan data Bapenda, Kecamatan Klabang menjadi wilayah dengan persentase realisasi tertinggi, yakni 64 persen, disusul Curahdami dan Jambesari Darus Sholah yang masing-masing mencapai 31 persen. Sementara Kecamatan Bondowoso mencatat realisasi sebesar 30 persen dari total baku lebih dari Rp2,8 miliar.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/hari-bhayangkara-ke-80-kapolres-bondowoso-tegaskan-komitmen-jaga-integritas-dan-kepercayaan-publik/

Secara keseluruhan, hingga akhir Juni 2026 tercatat lima desa telah melunasi kewajiban PBB-P2, sedangkan 208 desa masih dalam proses pelunasan.

Selain mempercepat penagihan PBB-P2, Bapenda Bondowoso juga terus melakukan pendataan pajak air tanah sebagai bagian dari upaya memperluas potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pendataan tersebut dilakukan secara langsung oleh petugas ke lapangan untuk memastikan data wajib pajak akurat sehingga pengelolaan pajak dapat berjalan lebih tertib, adil, dan berkelanjutan.

Slamet Yantoko menegaskan bahwa keberhasilan optimalisasi penerimaan pajak daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk taat membayar pajak dan memberikan data yang benar kepada petugas. Pajak yang dibayarkan akan kembali untuk pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Bondowoso,” tegasnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/momentum-hari-bhayangkara-ke-80-ajib-apresiasi-dedikasi-polri-dalam-menjaga-kamtibmas/

Bapenda berharap capaian penerimaan PBB-P2 akan terus meningkat pada semester kedua tahun 2026 melalui kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *