Kominfo Bondowoso Pastikan Kinerja Tetap Optimal Meski Anggaran Kerja Sama Media Dipangkas

Kepala Dinas Kominfo dan Informatika Kabupaten Bondowoso saat usai raker bersama komisi I DPRD setempat (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Bondowoso, ulas.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bondowoso memastikan seluruh program dan kegiatan tetap berjalan sesuai rencana meski menghadapi efisiensi anggaran pada tahun 2026. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Bondowoso, Dwi Wahyudi, usai rapat kerja bersama Komisi I DPRD Bondowoso, Kamis (9/7/2026).

Dwi Wahyudi menjelaskan, pelaksanaan program di lingkungan Kominfo masih berada pada jalur yang telah direncanakan. Menurutnya, terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sekitar Rp580 juta yang berasal dari beberapa faktor, bukan karena program tidak terlaksana.

“SiLPA tersebut terdiri dari honorarium tenaga kontrak yang tidak terserap karena ada pegawai yang mengundurkan diri, berhenti, diangkat menjadi PNS maupun PPPK paruh waktu. Selain itu juga terdapat satu jabatan Kasubbag Perencanaan yang masih kosong, serta sisa hasil penawaran (HPS) dari kegiatan pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/bapperida-bondowoso-fokus-tangani-sampah-dan-perkuat-inovasi-optimistis-pertahankan-predikat-kabupaten-layak-anak/

Meski demikian, Dwi menegaskan kondisi tersebut tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi Kominfo, terutama dalam mendukung publikasi berbagai program dan kegiatan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

“Kami tetap berupaya memaksimalkan kinerja, khususnya dalam publikasi kegiatan pemerintah daerah dan pelayanan informasi kepada masyarakat. Seluruh kegiatan yang telah direncanakan tetap kami laksanakan secara optimal,” katanya.

Ia juga mengakui anggaran kerja sama dengan insan pers mengalami penurunan akibat kebijakan efisiensi belanja pemerintah. Pada tahun 2025, anggaran kerja sama media mencapai Rp400 juta, namun pada tahun 2026 kembali dipangkas menjadi sekitar Rp302 juta.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/dinsos-p3akb-bondowoso-perkuat-program-sosial-dan-pemberdayaan-perempuan-dprd-beri-sejumlah-rekomendasi/

Menurut Dwi, keterbatasan anggaran tersebut membuat ruang kerja sama dengan media menjadi lebih terbatas dibandingkan daerah lain. Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan dari Komisi I DPRD Bondowoso agar alokasi anggaran kerja sama dengan insan pers dapat ditingkatkan pada pembahasan anggaran berikutnya.

“Semoga ada atensi dari Komisi I sehingga ke depan anggaran kerja sama dengan insan pers bisa ditambah. Sebab, publikasi pembangunan daerah membutuhkan dukungan media sebagai mitra strategis pemerintah,” ungkapnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/disparbudpora-bondowoso-siap-genjot-kinerja-2026-fokus-tingkatkan-pad-dan-digitalisasi-pembayaran-wisata/

Sementara itu, realisasi serapan anggaran Dinas Kominfo Bondowoso pada tahun anggaran 2025 tercatat mencapai 92,3 persen. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pelaksanaan program tetap berjalan efektif meski di tengah berbagai penyesuaian anggaran.
Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *