Kanisa Zivara, Putri Camat Sumber Wringin Wakili Bondowoso di Ajang Putra-Putri Jawa Timur 2026

BONDOWOSO, ulas.co.id — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bondowoso. Kanisa Zivara Nugroho, siswi SMP Negeri 1 Bondowoso, terpilih menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Bondowoso dalam ajang Pemilihan Putra-Putri Jawa Timur 2026 kategori remaja.
Kanisa merupakan putri pasangan Olivia Puspitasari dan Probo Nugroho, Camat Sumber Wringin. Keikutsertaannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga sekaligus membawa harapan agar potensi generasi muda Bondowoso semakin dikenal di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Menurut pihak keluarga, perjalanan Kanisa hingga terpilih sebagai perwakilan Bondowoso tidak berlangsung secara instan. Ia harus mengikuti rangkaian seleksi yang digelar di tiga daerah, yakni Jember, Malang, dan Surabaya. Dari proses tersebut, Kanisa akhirnya berhasil lolos dan dipercaya membawa nama Bondowoso dalam ajang tingkat provinsi.
“Untuk Kak Nisa, kebetulan mewakili kategori remaja dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Bondowoso,” ungkap pihak keluarga saat ditemui di Pendopo Raden Bagus Asra Bondowoso, Senin (24/8/2026).
BACA JUGA: Kebanggaan Smasga Tenggarang Antar Siswa Berprestasi Kepala Sekolah Ini Hasil Dukungan Semua Pihak
Bagi Kanisa, kesempatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi. Keikutsertaannya menjadi ruang untuk mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, memperluas wawasan, sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda Bondowoso di panggung yang lebih luas.
Dukungan terhadap langkah Kanisa juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora).
Kepala Disparbudpora Bondowoso, Gede Budi Setiawan, menyambut positif keikutsertaan Kanisa. Menurutnya, keberanian putri daerah untuk tampil dan berkompetisi di tingkat Jawa Timur merupakan hal yang patut diapresiasi.
“Kami sangat bersyukur dan tentu memberikan dukungan. Mudah-mudahan keikutsertaan Kanisa dapat menjadi pemantik bagi anak-anak muda Bondowoso lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Gede Budi Setiawan.
Ia menilai, keikutsertaan Kanisa diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi personal. Lebih dari itu, keberhasilannya diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada generasi muda Bondowoso agar berani mengembangkan potensi dan mengukir prestasi di berbagai bidang.
BACA JUGA: Perjuangan Tak Kenal Lelah Angelica Thaeona Putri Bawa Nama Bondowoso ke Paskibraka Nasional
Disparbudpora, lanjut Gede, juga siap memberikan dukungan, termasuk dalam aspek promosi. Hal tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan kiprah Kanisa sekaligus membawa nama baik Bondowoso di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Probo Nugroho selaku Camat Sumber Wringin sekaligus ayah Kanisa turut memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan putrinya. Dukungan keluarga menjadi salah satu modal penting bagi Kanisa untuk mengikuti setiap tahapan hingga menghadapi kompetisi di tingkat provinsi.
Tahapan final Pemilihan Putra-Putri Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Surabaya. Sebelum memasuki malam final, para peserta akan menjalani masa karantina selama dua hari, yakni pada 1 dan 2 Oktober 2026.
Bagi Bondowoso, kehadiran Kanisa dalam ajang tersebut bukan hanya tentang kompetisi dan hasil akhir. Ada nama daerah serta potensi generasi muda yang ikut dibawa ke panggung Jawa Timur.
Keikutsertaan Kanisa menjadi bukti bahwa talenta generasi muda Bondowoso memiliki peluang untuk bersaing di tingkat provinsi. Kini, perhatian tertuju pada persiapannya menghadapi masa karantina hingga malam final Oktober mendatang.
Bondowoso tidak hanya mengirim seorang peserta, tetapi juga menitipkan harapan agar nama daerah, potensi generasi muda, serta semangat berprestasi dapat ikut bersinar di panggung Jawa Timur. (Red)


