Anggota Fraksi Golkar Provinsi Jatim Laksanakan Reses dan Tampung Aspirasi Masyarakat di Bondowoso

Anggota Fraksi Partai Golkar Provinsi Jatim Pranaya Yudha didampingi Ketua DPD dan Sekjen DPD Partai Golkar Kabupaten Bondowoso saat usai laksanakan reses di kantor DPD Golkar setempat (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id – Anggota Fraksi Golkar Provinsi Jawa Timur Pranaya Yudha melakukan reses dan menampung aspirasi masyarakat di Kabupaten Bondowoso, Sabtu (5/7/2025) bertempat di kantor DPD Golkar setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Pranaya Yudha mengatakan, bahwa berbagai aspirasi dan masukan masukan dari Golkar Bondowoso baik dari Ketua DPD maupun pengurus plano, bahwasannya karena ada efisiensi yang dilakukan ditingkat nasional serta seluruh kabupaten/kota dan provinsi itu sedang efesiensi maka buruh bantuan untuk percepatan infrastruktur.
“Kedepan, dengan aspirasi ini maka kami harus memperjuangkan bagaimana caranya kabupaten Bondowoso ini, intinya bisa mendapatkan alokasi tambahan atau ruang viskal tambahan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang ada d Bondowoso,” ujarnya.
Pranaya Yudha juga menyampaikan, untuk sisi infrastruktur yang di jalan dikota Kabupaten Bondowoso itu cukup baik.
“Nah, yang perlu diperjuangkan di daerah pelosok pelosok nanti kita akan jaring melalui teman teman Golkar yang ada di kecamatan atau yang didesa, mana yang perlu dikalkulasi dari itulah yang perlu kita perjuangkan semaksimal mungkin untuk dapat. Tapi yang jelas reses ini adalah bentuk awal kita untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat berupa pembangunan infrastruktur di Bondowoso,” ungkapnya.
Selain infrastruktur tentu masukan dan konsolidasi di Bondowoso sudah berjalan dengan baik.
“Hari ini kami sudah tahu sendiri bagaimana pembetukan struktur Golkar hingga ketingkat desa sampai ke bawahnya lagi, Golkar itu sudah terlaksana dibondowoso sampai ditingkat saksi. Sehingga dari aspirasi baik ini adalah bisa segera di Musdakan, untuk segera membentuk kepengurusan baru agar supaya bisa bekerja lagi 5 tahun kedepan. Karena pemilu ini bukan kerja tahunan, pemilu ini kerja 5 tahun,” terangnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Bondowoso, ditengah efisiensi ini pihaknya berharap jangan patah semangat walaupun posisi negara kita tidak seprima seperti tahun tahun sebelumnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kabupaten Bondowoso Ady Kriesna yang ia juga menjabat sebagai wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso mengapresiasi atas reses yang dilaksanakan oleh anggota fraksi Golkar provinsi Jawa Timur wilayah Dapil 4.
“Sebenarnya reses itu rutin dilaksanakan oleh anggota DPRD Jawa Timur, Mas Yudha ini anggota DPRD provinsi Jatim dari fraksi Golkar yang selalu konsisten menyerap aspirasi dan juga menyalurkan dan membuktikan kepada kader-kader partai Golkar kabupaten Bondowoso. Untuk reses kali ini memang aspirasinya kader-kader itu sama dengan keinginan masyarakat umum, yaitu bagaimana kemudian infrastruktur di Bondowoso itu bisa segera teratasi. Nah, ditengah ruang viskal yang sempit ini, karena mas Yudha ini juga ketua fraksi partai Golkar di DPRD provinsi Jawa Timur juga akan memperjuangkan bagaimana kemudian melalui fraksi partai Golkar bisa juga untuk membantu mengatasi problematika infrastruktur yang ada di Bondowoso. Tentu sesuai dengan kekuatan yang di miliki oleh partai Golkar di provinsi Jawa Timur,” jelasnya.
Senada dengan Kriesna, Ketua fraksi partai Golkar DPRD Kabupaten Bondowoso Kokoh Raharjo menyampaikan, dirinya di fraksi Golkar atau di partai Golkar sudah berkomitmen bahwa pihaknya mengusung Bupati terpilih bukan hanya sekedar mengusung, tapi mengawal selama 5 tahun.
Oleh karena itu, pihaknya terus berkomunikasi baik di internal fraksi kabupaten maupun provinsi, dirinya kemarin sudah menyaksikan sendiri bahwa DPR RI dari fraksi Golkar yang juga ia sebagai ketua fraksi Golkar Jawa Timur Ali Mukti datang ke Bondowoso untuk kesanggupannya menyalurkan program infrastruktur yang nilainya 480 M.
Kemudian untuk yang DPRD kabupaten sendiri fraksi Golkar bersama kualisi pendukung bupati terpilih Ra Hamid sepakat 40 persen dari pokir difokuskan ke infrastruktur.
“Nah, kebetulan pada hari ini kehadiran anggota fraksi partai Golkar dari dapil 4 yaitu Bondowoso Situbondo dan Banyuwangi yang kebetulan juga
Ketua fraksi partai Golkar provinsi Jawa Timur. Kita meminta untuk pokir pokirnya juga di fokuskan pada infrastruktur, meskipun besarannya di provinsi masih belum, tapi kita dorong sebagai wujud komitmen bahwa semua potensi yang ada kita arahkan dan kita salurkan untuk mengatasi apa yang kurang di kabupaten Bondowoso. Salahsatunya adalah infrastruktur,” paparnya.
Tentunya, lanjut Kokoh Raharjo, semua infrastruktur jalan, jembatan, drainase kita wujudkan sesuai dengan visi misi Bupati Bondowoso, pertama jalan tuntas kemudian Bondowoso menyala, lampu lampunya itu kita bantu mendorong dengan potensi potensi Golkar baik itu melalui fraksi di legislatif maupun di kementerian.
“Kita juga berusaha mencari anggaran yang bisa diturunkan ke kabupaten Bondowoso. Kita ketahui bahwa kita menghadapi efisiensi, tetapi kita tidak boleh patah semangat, terus bersemangat selama kita mau berjuang dan berusaha kita yakin pasti akan teratasi meskipun besarannya tidak bisa menjanjikan. Tapi dengan usaha yang maksimal kita yakin pasti ada anggaran yang akan turun ke Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya. (Yus)







