Malam 10 Muharram 1447 H. Bupati Bondowoso Resmikan Pasar Raya Desa Kejayan

Bupati Bondowoso didampingi Pj Sekda serta Plt Kadis Koperindag saat usai meresmikan pasar rakyat di Desa Kejayan Kecamatan Pujer (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id – Bertepatan pada malam 10 Muharram 1447 Hijriyah, Bupati KH. Abd Hamid Wahid dan Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Anisatul Hamidah serta Plt. Kepala Diskoperindag Kabupaten Bondowoso, Mulyadi meresmikan pasar raya di Desa Kejayan Kecamatan Pujer, Sabtu malam (5/7/2025).
Dalam peresmian pasar raya tersebut, Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid didampingi Plt. Kepala Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso Mulyadi, ia berharap ini dapat menjadi satu titik ekonomi masyarakat desa hidup dalam satu ekosistem.
“Ini bisa memperkuat dan saling bekerjasama, secara umum di masyarakat dilihat ekonomi itu sebetulnya tidak harus tergantung kepada Indonesia. Nah ini salah satu bukti bahwa dengan sertifikasi yang baik yang kuat kebersamaan kita bisa melakukan aktivitas pengembangan ekonomi sektor trail tetap berjalan walaupun ada efisiensi,” ujarnya.
Bupati Hamid juga berharap dengan adanya pasar rakyat ini semoga dapat tumbuh menjadi satu pilar ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Diskoperindag Kabupaten Bondowoso Mulyadi menjelaskan, bahwa dengan diresmikannya pasar rakyat Desa Kejayan ini menjadi pasar umum.
“Nah disitu nanti juga ada pasar burung permanen yang akan masuk ke dalam pasar ini, juga ada yang jual fashion di situ, makanan dan juga ada cafe. Terus terkait dengan koperasi Merah Putih nanti akan melakukan pembiayaan kepada para pedagang yang ada di pasar kejayaan ini, sehingga disitu terjadi simbiosis mutualisme saling menguntungkan, jadi para pedagang di situ sudah dibiayai secara langsung oleh koperasi merah putih dan sebaliknya merah putih juga dapat keuntungan daripada para pedagang itu,” paparnya.
Artinya, lanjut Mulyadi. Pasar rakyat ini berkelanjutan, bahkan nantinya akan menjadi pasar burung permanen khusus yang di dalam yang selama ini hanya dilaksanakan pada hari Kamis kemarin.
“Kami berkomitmen dengan komunitas para pedagang burung untuk bisa masuk ke dalam pasar menjadi pasar permanen pasar burung permanen seperti itu,” pungkasnya. (Yus)


