Bondowoso Ukir Sejarah Baru: Brokoli Kualitas Ekspor dari Desa Jebung Kidul Guncang Dunia Hortikultura

Wabup Bondowoso didampingi Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan dan Kepala Desa kebingungan Kidul serta petani saat panen perdana brokoli unggulan (foto dok: Istimewa)
Bondowoso, Ulas.co.id – Sebuah tonggak sejarah baru lahir dari jantung pertanian Bondowoso. Untuk pertama kalinya, brokoli hasil budidaya petani lokal resmi dipanen dengan kualitas ekspor internasional, menjadi simbol kemajuan pertanian dan harapan baru bagi ekonomi rakyat. Senin (15/9/2025).
Di bawah langit cerah Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, Kelompok Tani Sumber Rejeki 11 sukses memanen brokoli unggulan yang menjadi kebanggaan seluruh penjuru desa. Momentum ini tidak hanya jadi milik Bondowoso, tetapi telah menggemakan nama Indonesia di kancah pertanian global.
Panen perdana ini turut dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh penting Bondowoso:
Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, S.E.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendri Widotono, S.Pt., MP
Kepala Desa Jebung Kidul, Ali Samsidi
Wakil Bupati Bondowoso, “Inilah Bukti Petani Kita Bisa Bicara di Panggung Dunia”
Dengan penuh semangat, Wabup As’ad Yahya Syafi’i menegaskan bahwa panen brokoli ini bukan sekadar hasil pertanian biasa, tetapi simbol kebangkitan ekonomi desa dan kejayaan pertanian Bondowoso.
“Petani kita mampu menghasilkan brokoli segar dan seragam dengan standar ekspor. Ini bukan hanya membanggakan, tapi juga membuka peluang besar untuk pertanian berdaya saing global,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Bondowoso akan terus hadir, memberi dukungan menyeluruh, mulai dari akses teknologi, permodalan, hingga perluasan pasar internasional.
“Saya berharap ini jadi awal dari lompatan besar ke depan. Kita ingin Bondowoso dikenal sebagai penghasil hortikultura ekspor, bukan hanya brokoli, tapi seluruh potensi terbaik kita,” tambahnya.
Kadis Pertanian: “Teknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Sukses Brokoli Ekspor”.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Hendri Widotono mengungkapkan rahasia di balik keberhasilan spektakuler ini, penggunaan benih unggul, teknologi tepat guna, dan budidaya berkelanjutan.
“Kualitas brokoli kita sudah memenuhi standar ekspor berkat pendekatan ramah lingkungan dan sistem pertanian modern. Ini tidak lepas dari semangat petani dan kerja keras pendamping lapangan,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa Dinas Pertanian akan terus memperkuat pendampingan, agar semakin banyak petani bisa menembus pasar ekspor.
Kepala Desa Jebung Kidul: “Kami Bangga! Desa Kecil Kami Kini Tampil di Peta Dunia”
Dengan mata berbinar, Kepala Desa Ali Samsidi menyatakan rasa haru dan bangganya. Desa Jebung Kidul yang dulu hanya dikenal sebagai desa pertanian biasa, kini menjelma menjadi ikon kemajuan dan inovasi desa.
“Ini pertama kalinya warga kami menghasilkan brokoli berkualitas ekspor. Tentu ini kebanggaan luar biasa bagi kami. Kami mohon pemerintah terus mendampingi agar hasilnya semakin luas dan petani semakin sejahtera,” ujarnya penuh harap.
Dari Bondowoso untuk Dunia: Brokoli Jadi Duta Hortikultura Indonesia
Panen perdana brokoli ini bukan sekadar agenda pertanian, melainkan awal dari sebuah gerakan ekonomi rakyat berbasis kualitas dan inovasi. Bondowoso kini tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil kopi, tape, tetapi juga mulai menorehkan prestasi di sektor hortikultura berdaya saing global.
Dengan semangat gotong royong, dukungan pemerintah, dan kerja keras petani, Bondowoso siap menjadi lumbung hortikultura ekspor Indonesia.
Brokoli dari Jebung Kidul hari ini, adalah harapan untuk dunia. (Yus)







