Bupati Bondowoso Tegaskan Mutasi Jabatan Berjalan Sesuai Prosedur dan Hasil Evaluasi Kinerja

Bupati Bondowoso didampingi Kabag Protokoler serta Kabid Mutasi BKPSDM Bondowoso (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id – Bupati Bondowoso, Abd. Hamid Wahid, menegaskan bahwa proses mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dilakukan sepenuhnya sesuai prosedur dan berdasarkan hasil evaluasi kinerja yang telah dilalui secara menyeluruh. Senin (24/11/2025) bertempat di Sabha Bina Praja Sekretariat Pemkab setempat.
Baca juga: https://ulas.co.id/sonny-t-danaparamita-hadiri-anniversary-ke-7-balawangi-tegaskan-komitmen-lestarikan-budaya-banyuwangi/
Menurut Bupati, setiap pejabat yang dimutasi sebelumnya telah mengikuti tahapan evaluasi, termasuk salah satu pejabat yang disebut pernah bertugas di Bondowoso. Meski telah memiliki pengalaman, pejabat tersebut dinilai tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan menunjukkan konstribusi pemikiran yang lebih luas.
Baca juga: https://ulas.co.id/golkar-bondowoso-tegaskan-soliditas-dukung-kinerja-bupati-dari-akar-sampai-daun-kami-kompak/
“Kemarin sudah kita lakukan evaluasi kinerja. Beliau juga sudah melewati proses itu. Pengalaman memang sudah ada, termasuk pernah bertugas di Bondowoso, tetapi tetap diperlukan adaptasi dan kemampuan berpikir yang kita butuhkan. Karena itu, kita tempatkan di posisi provinsi,” jelas Bupati.
Baca juga: https://ulas.co.id/masyarakat-sambut-baik-pemkab-bondowoso-percepat-rehabilitasi-ruas-jalan-pancur/

Bupati Bondowoso saat melantik 30 pejabat tinggi pratama, Administrator dan Fungsional dilingkungan pemkab Bondowoso (foto dok: Yusi Ulas.co, id)
Soal Mutasi Lanjutan: Menunggu Proses Teknis Berjalan. Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan adanya mutasi lanjutan, Bupati Abd. Hamid Wahid menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan yang sudah direncanakan. Namun, pelaksanaannya tetap harus menunggu proses teknis sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-dan-disparbudpora-lepas-fun-riding-di-batu-soon-solor-cermee/
“Apakah masih ada mutasi lagi? Kita akan menuntaskan ini dulu. Rencananya sudah ada, tapi pelaksanaan tahun ini atau tidak, itu bergantung pada proses yang sedang berjalan, termasuk pengajuan dan pertimbangan teknis,” ujarnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-perkuat-ekonomi-desa-wabup-asad-tekankan-pentingnya-kemandirian-dan-profesionalitas-bumdes/
Open Bidding Tetap Jadi Opsi. Bupati juga menyebut bahwa metode open bidding tetap menjadi salah satu opsi dalam pengisian jabatan ke depan. Menurutnya, mekanisme tersebut telah diprogramkan dan dapat melibatkan pendamping atau pembimbing sesuai kebutuhan formasi jabatan.
Baca juga: https://ulas.co.id/kolaborasi-bondowoso-banyuwangi-wabup-asad-yahya-safii-tegaskan-penguatan-sinergi-untuk-sukseskan-revalidasi-ijen-unesco-global-geopark-2026/
“Open bidding tetap ada dalam rencana kita, termasuk kemungkinan adanya pembimbing. Programnya sudah ada, jadi tinggal mengikuti proses dan aturan yang berlaku,” tambahnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/bondowoso-banyuwangi-mantapkan-langkah-menuju-revalidasi-geopark-ijen-2026/
Baca juga: https://ulas.co.id/bondowoso-perkuat-regulasi-dan-kolaborasi-lintas-sektor-untuk-percepatan-eliminasi-tbc/
Dengan penegasan ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan bahwa setiap kebijakan mutasi maupun pengisian jabatan dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan kebutuhan organisasi.







