Kunjungan Wagub Jatim ke Jembatan Sukowiryo Berjalan Aman, Polres Bondowoso Tunjukkan Profesionalisme

Wakapolres Bondowoso beserta jajaran saat laksanakan pengamanan kunjungan Wagub di jembatan Sukowiryo (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Di tengah perhatian publik terhadap terputusnya akses vital penghubung Bondowoso–Jember, aparat kepolisian bergerak cepat memastikan keamanan kunjungan pejabat provinsi sekaligus menjamin aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Polres Bondowoso melaksanakan pengamanan menyeluruh dalam kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang meninjau langsung kondisi jembatan putus di Desa Sukowiryo, Kabupaten Bondowoso. Jembatan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan Bondowoso dengan Jember dan memiliki peran strategis bagi mobilitas warga serta distribusi perekonomian regional. Rabu (25/02/2026).
Pengamanan dilakukan secara terpadu, mulai dari pengawalan rombongan, pengamanan di lokasi jembatan, hingga penjagaan pada sejumlah titik yang dilalui. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memastikan kunjungan pejabat daerah berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, menyambut langsung kedatangan Wakil Gubernur di lokasi peninjauan. Dalam keterangannya, ia menegaskan kesiapan penuh jajaran kepolisian.
“Polres Bondowoso siap melaksanakan pengamanan maksimal terhadap pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hadir untuk melihat secara langsung kondisi jembatan yang putus,” ujarnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/jembatan-ditutup-total-pemkab-bondowoso-dan-pu-jatim-percepat-pembangunan-ulang/
Tidak hanya fokus pada pengamanan kunjungan, sebelumnya jajaran kepolisian juga bergerak cepat saat peristiwa terjadi. Di bawah kepemimpinan Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, personel turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta menerapkan rekayasa arus lalu lintas guna meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat dan roda perekonomian.
Rekayasa lalu lintas diterapkan secara terukur agar distribusi barang dan mobilitas warga tetap terjaga meskipun akses utama mengalami gangguan. Upaya ini menjadi bagian dari langkah responsif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa pembangunan kembali jembatan tersebut telah dianggarkan dan proses lelang telah selesai dengan pemenang yang telah ditetapkan. Pembangunan dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan kalender.
“Ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Anggaran sudah tersedia dan proses lelang telah selesai. Semoga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih cepat dari waktu yang direncanakan sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” ungkapnya.
Kunjungan ini menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam merespons cepat persoalan infrastruktur strategis. Dengan koordinasi lintas sektor yang solid, diharapkan pembangunan jembatan segera terealisasi sehingga konektivitas antarwilayah kembali pulih dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bondowoso dan sekitarnya.
Penulis: Redaksi







