Sekda Bondowoso Fathur Rozi Dorong Sukses Baksos Kesehatan, Target Layani 2.250 Warga

Sekda fathur Rozi saat usai rapat Baksos di Sabha bina praja (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mematangkan persiapan pelaksanaan bakti sosial (baksos) kesehatan kolaboratif yang ditargetkan mampu melayani sekitar 2.250 warga. Kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi, di Aula Sabha Bina Praja Sekretariat Pemkab Bondowoso, Selasa (19/5/2026).
Usai rapat, Fathur Rozi menegaskan bahwa seluruh pihak diminta mengupayakan capaian target pelayanan secara maksimal. Namun demikian, ia menyebut apabila jumlah peserta tidak mencapai target, hal itu bisa menjadi indikator kondisi kesehatan masyarakat Bondowoso yang semakin baik.
“Targetnya kurang lebih 2.250 peserta. Kita upayakan tercapai, tetapi kalau tidak mencapai ya tidak apa-apa, berarti masyarakat Bondowoso tidak banyak yang sakit,” ujar Fathur Rozi.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, NGO, organisasi masyarakat, hingga berbagai elemen masyarakat dalam misi kemanusiaan dan sosial.
“Ini kerja kolaboratif ya. Kegiatan ini bersama CFF di Bondowoso sudah delapan kali dilaksanakan. Selama ini digelar di Klinik NU, dan kali ini rencananya dilaksanakan di SKB,” jelasnya.
Sekda juga menekankan bahwa seluruh instansi terkait telah mendapatkan pembagian tugas dan kuota peserta masing-masing agar pelaksanaan berjalan tertib dan maksimal. Dinas Kesehatan Bondowoso, lanjut dia, juga mendapat alokasi peserta pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut.
“Semua sudah terbagi habis, termasuk Dinas Kesehatan mendapat bagian sekitar 250 peserta dan instansi lainnya juga sudah mendapatkan kuota masing-masing,” imbuhnya.
Fathur Rozi berharap kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bondowoso, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan seluruh unsur masyarakat dalam pelayanan kemanusiaan.
Penulis: Redaksi







