Musdes Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Camat Tamankrocok dan Kades Paguan Tekankan Sinergi Data Akurat

Camat Tamankrocok bersama Kades Pagian serta forkopimcam dan tokoh masyarakat desa setempat saat gelar musdes (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Desa Paguan, Kecamatan Tamankrocok, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penanggulangan kemiskinan ekstrem yang dipusatkan di Balai Desa Paguan. Kegiatan ini difokuskan pada verifikasi dan validasi data melalui ground check DTSEN dan P3KE sebagai upaya memastikan ketepatan sasaran program bantuan. Senin (27/4/2026) di balai desa setempat.

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-abd-hamid-wahid-tekankan-sinergi-pusat-daerah-pada-peringatan-hari-otonomi-daerah-ke-xxx-di-bondowoso/

Camat Tamankrocok, Edi Mulyono dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen desa dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah.

“Musdes ini bukan sekadar forum formalitas, tetapi menjadi langkah konkret untuk memastikan data benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Dengan validasi yang tepat, program penanggulangan kemiskinan bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/camat-curahdami-apresiasi-dukungan-bupati-penghargaan-sinergitas-jadi-motivasi-tingkatkan-pelayanan/

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa, pendamping, serta masyarakat untuk aktif berperan dalam proses verifikasi, sehingga tidak ada warga yang berhak namun terlewat, maupun sebaliknya.

Sementara itu, Kepala Desa Paguan, Edi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan ekstrem. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi yang valid dan transparan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, data yang dihasilkan benar-benar valid. Ini penting agar bantuan yang diberikan pemerintah bisa dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/sinergitas-jadi-kunci-camat-klabang-optimistis-kinerja-wilayah-kian-bersinar/

Musdes tersebut dihadiri oleh perangkat desa, perwakilan kecamatan, pendamping sosial, serta tokoh masyarakat. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan terkait kondisi riil warga di lapangan.

Dengan adanya verifikasi dan validasi data ini, diharapkan program penanggulangan kemiskinan ekstrem di Desa Paguan dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *