Sekda Bondowoso Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis, Wujud Nyata Kolaborasi Kemanusiaan

Sekda fathur Rozi saat usai berikan sambutan (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id/ – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial layanan pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis yang digelar di Aula SKB Bondowoso, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, John Fawcett Foundation (JFF), LP2SN, serta berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga.
Dalam sambutannya, Fathur Rozi sekda Bondowoso menyampaikan, kegiatan sosial ini menunjukkan kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam memberikan pelayanan kesehatan mata secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bakti sosial ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah, JFF, LP2SN, seluruh stakeholder, serta elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Bondowoso melalui penyediaan layanan kesehatan mata secara gratis,” ujarnya.
Fathur Rozi juga mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya melihat semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi contoh nyata implementasi nilai Bhinneka Tunggal Ika, di mana berbagai latar belakang suku, ras, dan agama dapat bersatu dalam aksi kemanusiaan.
“Saya merasa bangga berada di tempat ini karena kegiatan hari ini menunjukkan bagaimana Indonesia yang beragam dapat bergerak dalam satu langkah untuk pelayanan sosial dan kemanusiaan. Perbedaan jangan dijadikan pembatas, tetapi justru menjadi penguat untuk membangun bangsa,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa program bakti sosial kesehatan mata ini bukan pertama kali dilaksanakan di Bondowoso. Tahun 2026 menjadi pelaksanaan yang ke-11 kalinya oleh JFF di Kabupaten Bondowoso.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso, lanjutnya, sangat berterima kasih atas komitmen yang terus diberikan oleh JFF dan seluruh pihak yang terlibat, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata, termasuk penderita gangguan penglihatan hingga kebutaan akibat katarak.
“Tema yang ditampilkan dalam kegiatan ini, Melihat Lebih Jelas, Hidup Lebih Berkualitas, Insya Allah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 2.200 warga ditargetkan mengikuti pemeriksaan mata selama tiga hari. Namun, tidak seluruh peserta akan langsung menjalani operasi karena harus melalui tahapan skrining dan pemeriksaan medis sesuai kondisi masing-masing pasien.
Fathur Rozi berharap kerja sama dan kolaborasi seperti ini terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya pada tahun-tahun mendatang.
“Saya berharap tahun depan kegiatan ini bisa lebih baik lagi dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekda juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan rangkaian Festival Muharram Bondowoso 2026 yang akan dibuka secara resmi pada 19 Juni mendatang. Ia menyebut kegiatan bakti sosial kesehatan mata ini juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang dibangun melalui Festival Muharram.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergitas dan kolaborasi merupakan keniscayaan untuk mewujudkan Bondowoso yang tangguh, unggul, berdaya saing, dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan di tengah keberagaman,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Fathur Rozi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir serta kepada JFF, Komang Wardana beserta tim, dan LP2SN yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semoga ikhtiar yang dilakukan bersama ini menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bondowoso, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup melalui kesehatan mata yang lebih baik,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi


