Tim Songkar Gelar Lomba Layangan di Pantai Mbah Drajid Lumajang, Berbagai Hadiah Diperebutkan

Acara lomba layangan. (Foto Dok Ulas.co.id)

Lumajang, Ulas.co.id – Tim Songkar sebuah komunitas pecinta layangan di Lumajang menggelar acara lomba layangan di Pantai Mbah Drajid, dan dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Baca juga: https://ulas.co.id/angin-kencang-robohkan-pohon-di-tegal-ampel-petugas-gabungan-gerak-cepat-lakukan-evakuasi/

Menurut Ketua panitia, Hardiyanto, yang akrab di sapa bang Hardi menyampaikan, bahwa kegiatan lomba layang layang tersebut adalah kegiatan rutinan yang diadakan setiap dua Minggu sekali di empat kecamatan. Dan untuk kali ini diadakan di Kecamatan Yosowilangun.

Baca juga: https://ulas.co.id/kolaborasi-perhutani-tni-polri-dan-masyarakat-percepat-rehabilitasi-ekosistem-hutan-di-situbondo/

“Ada empat kecamatan yang selalu mengadakan lomba layangan ini, yakni, Kecamatan Yosowilangun, Kunir, Tempeh, dan Kecamatan Pasirian. Ini sudah sejak tahun 2020 hingga saat ini tetap rutin dilaksanakan,” kata Bang Hardi, Rabu (3/12/2025).

Baca juga: https://ulas.co.id/puluhan-siswa-sd-negeri-sukorejo-2-diduga-alami-keracunan-usai-konsumsi-makanan-bergizi-gratis/

Kedepannya Bang Hardi berharap, agar pemerintah Kabupaten juga memperhatikan tradisi layang layang yang ada.

“Selama ini kegiatan lomba ini hanya ditingkat desa dan kecamatan saja, Saya berharap bisa menjadi tingkat kabupaten, dan atau tingkat nasional,” harapnya kemudian.

Baca juga: https://ulas.co.id/bondowoso-perkuat-kesejahteraan-lansia-melalui-sekolah-lansia-tangguh/

Disampaikan nya, bahwa pihaknya menyediakan berbagai macam hadiah. “Hadiahnya ada sepeda motor listrik dan kambing, serta door pres,” ungkapnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/menggalang-dana-untuk-bantu-saudara-terdampak-erupsi-semeru-organisasi-pagar-nusa-turun-ke-jalan/

Sementara itu, Guntur Babinsa Wotgalih mengatakan, kegiatan tersebut sangat bagus, karena sangat menghibur bagi masyarakat, juga bisa menarik wisatawan, dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Baca juga: https://ulas.co.id/optimalisasi-ruang-tumbuh-perhutani-bondowoso-tampilkan-inovasi-agroforestry-kopi-pada-perhutani-innovation-award-2025/

“Ini bisa ditingkatkan, mungkin ini bisa menjadi event nasional. Ini juga bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

H. Muliadi tokoh masyarakat desa setempat sangat mengapresiasi dan mensupport kegiatan yang diadakan oleh tim Songkar tersebut.

Baca juga: https://ulas.co.id/bpbd-bondowoso-gelar-pelatihan-katana-wabup-asad-keluarga-tangguh-bencana-adalah-fondasi-ketahanan-daerah/

“Saya berharap agar pemerintah Desa, pemerintah Kecamatan dan pemerintah Kabupaten bisa mensupport kegiatan yang seperti ini, agar kedepannya lomba layangan menjadi event nasional,” harapnya.

Salah satu penonton (warga setempat) mengaku sangat senang menonton lomba layangan tersebut. “Terima kasih kepada Tim Songkar yang telah mengadakan acara ini. Kami sangat senang,” kata salah satu penonton.

Baca juga: https://ulas.co.id/perbaikan-jalan-tanjakan-dusun-taman-kenek-sinergi-swadaya-masyarakat-dan-pemerintah-desa-pakuwesi/

Selain mempromosikan olahraga layangan di kalangan masyarakat, acara ini diharapkan dapat memperkenalkan keindahan Pantai Mbah Drajid. (Riaman)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *