Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Perkuat Kepedulian Sosial di Wringin Muharam Fest 2026

Wakil Bupati Bondowoso Ra As’ad Yahya Safi’i saat menghadiri mengajukan penutupan Wringin Muharam Fest 2026 (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, ulas.co.id – Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, menghadiri kegiatan Wringin Muharam Fest 2026 yang berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Jumat malam (26/6/2026).

Di hadapan jamaah, Ra As’ad menegaskan bahwa kemakmuran sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari hidupnya nilai-nilai keagamaan serta semangat berbagi kepada sesama.

“Masjid harus menjadi pusat persatuan umat, tempat membangun akhlak generasi muda, sekaligus wadah memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial,” pesannya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/selamatan-desa-karang-melok-jadi-ajang-pelestarian-budaya-kades-mahfud-keris-mengajarkan-akhlak-bukan-mistis/

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Wringin Muharam Fest 2026 yang dinilai mampu memadukan syiar Islam dengan kebersamaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilestarikan karena menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap budaya berbagi terus tumbuh sehingga mampu menghadirkan keberkahan bagi Bondowoso.

“Kepedulian kepada anak yatim dan kaum dhuafa merupakan ajaran Islam yang harus terus dijaga. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Bondowoso,” ujarnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/camat-dan-kua-tamanan-dukung-selamatan-desa-karang-melok-tegaskan-keris-warisan-budaya-bukan-unsur-mistis/

Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Sejumlah tokoh agama, unsur Forkopimcam, TNI-Polri, serta masyarakat tampak hadir memenuhi lokasi kegiatan hingga malam hari, menunjukkan antusiasme warga terhadap kegiatan keagamaan yang dikemas dalam suasana kebersamaan.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *