Bondowoso Berkah Hadirkan Musik Akustik di Jembatan Ki Ronggo, Padukan Kopi, Wisata, dan Ekonomi Kreatif

Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menghadirkan ruang hiburan sekaligus promosi ekonomi kreatif melalui kegiatan Bondowoso Berkah “Musik Akustik Gledek Lajuh Ki Ronggo” yang digelar pada Jumat, 3 Juli 2026 pukul 19.00 WIB di kawasan Jembatan Ki Ronggo Bondowoso.

Mengusung tema “Menyeduh Kopi, Mengalun Musik, Menjelajah Wisata”, kegiatan ini menampilkan Naufal & Friends dalam pertunjukan musik akustik yang terbuka untuk masyarakat umum.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/ketua-dprd-bondowoso-pembahasan-lpj-apbd-2025-akan-dikupas-detail-di-komisi-hingga-banggar/

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghidupkan ruang publik sekaligus memperkuat promosi produk unggulan daerah, khususnya kopi dan pelaku UMKM.

Menurutnya, sektor ekonomi kreatif tidak dapat dipisahkan dari pengembangan UMKM. Karena itu, kolaborasi antara pertunjukan seni, kopi lokal, dan destinasi wisata diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang produktif bagi UMKM, khususnya pelaku usaha kopi dan ekonomi kreatif. Ketika masyarakat datang menikmati musik, mereka juga berbelanja produk lokal dan mengenal potensi Bondowoso,” ujar Hergiar.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-tegaskan-komitmen-perbaiki-tata-kelola-apbd-2025-jawab-seluruh-catatan-fraksi-dprd/

Semangat tersebut sejalan dengan upaya Diskoperindag memperkuat daya saing UMKM melalui penguatan branding, pemasaran, dan kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Gede Budi Setiawan, menilai kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus memberikan ruang bagi pelaku seni lokal untuk berkarya.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga membutuhkan atraksi budaya dan pertunjukan seni yang mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan suasana yang hidup di ruang publik, memperkuat identitas budaya daerah, sekaligus mengajak masyarakat menikmati wisata Bondowoso dengan cara yang berbeda,” kata Gede.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/wakil-ketua-dprd-bondowoso-sinung-sudrajat-pastikan-peserta-osn-tetap-lanjut-kompetisi-soroti-fasilitas-ujian-yang-kurang-memadai/

Komitmen Disparbudpora juga diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus pengembangan pariwisata daerah.

Kegiatan Bondowoso Berkah Musik Akustik Gledek Lajuh Ki Ronggo diharapkan menjadi agenda yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat promosi kopi khas Bondowoso, serta menjadikan kawasan Jembatan Ki Ronggo sebagai ruang publik yang semakin hidup, nyaman, dan menarik bagi warga maupun wisatawan.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *