BPBD Bondowoso Bergerak Cepat: Dapur Rumah Warga Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Tim TRC BPBD Bondowoso saat gerak cepat menangani si jago merah beserta pemilik rumah/dapur yang terbakar (foto dok: TRC tim istimewa)

Bondowoso, Ulas.co.id – Respons cepat kembali ditunjukkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso setelah menerima laporan kebakaran yang menghanguskan dapur rumah seorang warga di Dusun Cangkring, Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darus Sholah.

Peristiwa terjadi pada Kamis (9/10) pukul 11.00 WIB, saat BPBD mendapatkan laporan melalui grup WhatsApp dari masyarakat. Api diketahui berasal dari tungku tradisional, yang dalam sekejap membakar bagian dapur rumah milik Suyami, warga setempat.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung turun ke lapangan bersama Agen Informasi Bencana 5.5 untuk melakukan asesmen dan dokumentasi,” ujar Plt Kalaksa melalui Adi Prayoga, petugas Pusdalops BPBD Bondowoso.

Bersama personel TRC BPBD, Rivaldi, tim mendatangi lokasi kejadian dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Warga sekitar juga turut serta membantu memadamkan api sebelum menjalar lebih luas.

Respons Cepat, Koordinasi Tanggap

Setibanya di lokasi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama Pusdalops dan Agen Informasi Bencana langsung melakukan:

1. Asesmen kerusakan pada bangunan terdampak.
2. Dokumentasi lapangan sebagai bahan laporan kepada pimpinan.
3. Koordinasi awal dengan OPD terkait untuk langkah tindak lanjut, termasuk potensi bantuan dan perbaikan.

Kebersamaan antara warga dan petugas BPBD menjadi kunci utama terkendalinya situasi. Tidak ada kendala berarti yang menghambat asesmen. Situasi terakhir di wilayah Bondowoso juga terpantau aman dan terkendali, dengan cuaca berawan.

Fakta Singkat Kejadian

Waktu Kejadian: Kamis, 09 Oktober 2025, pukul 11.00 WIB
Lokasi: Dusun Cangkring RT 029 RW 005, Desa Grujugan Lor
Penyebab: Tungku api tradisional
Dampak: Dapur milik warga a.n. Suyami terbakar
Korban Jiwa: Nihil

“Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan”
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran domestik, terutama di wilayah yang masih menggunakan tungku api tradisional. BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan dapur dan instalasi api.

Melalui kejadian ini, BPBD Bondowoso kembali menegaskan komitmennya: cepat tanggap, sigap bertindak, dan hadir untuk masyarakat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan dan upaya pencegahan ke depan,” pungkasnya. (Yus)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *