Kalaksa BPBD Bondowoso: Longsor di Jembatan Kauman Tidak Timbulkan Korban Jiwa, Kondisi Aman Terkendali

Kondisi jembatan kauman saat ini (foto dok: istimewa)

Bondowoso, Ulas.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bondowoso bergerak cepat menindaklanjuti laporan kejadian tanah longsor yang terjadi di Jalan Raya Bondowoso–Jember, tepatnya di Desa Desa Pekauman, Kecamatan Kecamatan Grujugan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan pada Jumat pagi (27/02) pukul 08.00 WIB terkait peristiwa longsor yang terjadi pada Selasa (24/02/2026) sekitar pukul 07.38 WIB.

“Begitu menerima informasi, tim TRC dan Pusdalops BPBD Bondowoso bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi di lapangan,” jelasnya..

Baca juga: https://ulas.co.id/polresta-sidoarjo-sisir-tempat-hiburan-dan-penginap/

Menurut Kristianto, longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang disertai derasnya arus sungai, sehingga menyebabkan parapet dan tembok penahan tanah di Jembatan Kauman mengalami kerusakan pada dua sisi jembatan.

Adapun dimensi longsoran tercatat sepanjang 3 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 4 meter. Meski terjadi kerusakan infrastruktur, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hingga laporan ini kami sampaikan, situasi dalam kondisi aman dan terkendali,” tegasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/wabup-asad-yahya-safii-lantik-282-pejabat-fungsional-perkuat-profesionalisme-birokrasi-bondowoso/

Penanganan di lokasi melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Bondowoso, Agen Bencana Provinsi Jawa Timur, Satlantas Polres Bondowoso, PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Polsek dan Koramil Grujugan, Pemerintah Kecamatan Grujugan, Satpol PP, serta masyarakat setempat.

Kristianto menambahkan, asesmen lapangan telah selesai dilaksanakan pada pukul 10.30 WIB. Hasil asesmen tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan sebagai dasar penentuan langkah tindak lanjut, khususnya terkait penanganan kerusakan tembok penahan tanah dan penguatan struktur di sekitar jembatan.

Baca juga: https://ulas.co.id/momen-ramadan-kapolres-bondowoso-buka-puasa-bersama-insan-pers/

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca di wilayah Grujugan dan sekitarnya masih berpotensi berawan hingga hujan.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terdapat tanda-tanda keretakan tanah atau potensi longsor susulan, agar dapat segera ditangani,” pungkasnya.

BPBD Bondowoso memastikan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor guna menjamin keselamatan masyarakat serta kelancaran akses transportasi di jalur strategis Bondowoso–Jember tersebut.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *