Angin Kencang Landa Bondowoso, BPBD Tanggap Cepat Tak Ada Korban Jiwa

Kondisi dapur yg sedang rusak dan sepeda motor yang terdampak angin kencang (foto fok: TRC Tim Istimewa) 

Bondowoso, Ulas.co.id – Angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bondowoso pada Kamis sore (9/10/2025), tepatnya pukul 17.04 WIB. Meski berlangsung singkat, bencana ini menyebabkan sejumlah kerusakan pada bangunan dan fasilitas umum, namun berkat gerak cepat BPBD Kabupaten Bondowoso bersama masyarakat, situasi berhasil dikendalikan tanpa adanya korban jiwa.

Bencana Cuaca Ekstrem, Respons Luar Biasa

Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops BPBD melalui WhatsApp dari warga dan perangkat desa, angin kencang menerjang dua lokasi, yakni:
SMPN 1 Bondowoso, Kelurahan Blindungan
RT 08 RW 01, Desa Randu Cangkring, Kecamatan Bondowoso.

Tiupan angin yang sangat kuat mengakibatkan pohon besar tumbang di halaman sekolah, merusak dapur milik warga, serta menyebabkan kerusakan ringan pada rumah dan kendaraan roda dua milik warga.

Di tengah situasi itu, BPBD langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan tim asesmen gabungan untuk melakukan evakuasi, penanganan, serta pendataan di lapangan.

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa. Tindakan cepat dan sinergi dengan warga menjadi kunci keberhasilan penanganan hari ini,” ujar Plt Kalaksa melalui Supriyadi, Komandan Regu BPBD Bondowoso di lokasi kejadian.

Detail Dampak dan Tindakan Lapangan
Kerusakan yang Terdata:
Pohon tumbang di halaman SMPN 1 Bondowoso
Dapur milik Bapak Samsul roboh dan rusak berat
Sepeda motor milik Bapak Samsul mengalami kerusakan ringan
Rumah milik Bapak Rahmat mengalami kerusakan ringan.

Personil dan Unsur Terlibat: Sebanyak 11 personil dari BPBD, Pusdalops, dan Agen Bencana Jatim diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan dan dampak bencana serta evakuasi pohon tumbang.

Koordinasi tindak lanjut. Persiapan distribusi logistik untuk warga terdampak, kondisi terkini: Aman dan Terkendali

Hingga malam hari pukul 22.07 WIB, wilayah Kabupaten Bondowoso dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Pohon tumbang telah dibersihkan dan lalu lintas sekitar lokasi kembali normal. Meskipun dapur salah satu warga tidak dapat difungsikan.

Sementara, langkah pemulihan akan segera dilakukan oleh BPBD bersama lintas sektor.

“Ini adalah bentuk nyata semangat Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan. Kami hadir bukan hanya saat bencana, tapi juga dalam pemulihan dan penguatan warga,” ungkap Henky Yulian, petugas Pusdalops BPBD Bondowoso.

BPBD Kabupaten Bondowoso terus mengimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama di masa peralihan musim. Laporan masyarakat sangat membantu percepatan respons dan penyelamatan.

Segera untuk melaporkan kejadian bencana, warga dapat menghubungi Pusdalops BPBD melalui WhatsApp di +62 823-3179-2373 atau memanfaatkan aplikasi Android “Si Gaban” milik BPBD Bondowoso. (Yus)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *