Wabup As’ad Bersama Kadisnakkan Tinjau Pengobatan Massal Ternak dan Pemeriksaan Aset BBI di Sumber Wringin

Wabup Bondowoso Asad Yahya Safi’i bersama Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Hendri Widotono saat sast tinjau suntik massal hewan di sumber wringin (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, Ulas.co.id — Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, meninjau langsung pelaksanaan Pengobatan Massal Ternak dan Pemeriksaan Aset Balai Benih Induk (BBI) yang digelar Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso di Kecamatan Sumber Wringin, Rabu (26/11/2025).

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-tegaskan-mutasi-jabatan-berjalan-sesuai-prosedur-dan-hasil-evaluasi-kinerja/

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan peternakan yang cepat, mudah, dan menjangkau hingga pelosok desa.

Dalam kunjungannya, Wabup As’ad menegaskan bahwa pelayanan kesehatan hewan merupakan kebutuhan dasar peternak untuk menjaga produktivitas, kualitas, serta keberlanjutan usaha ternak di Bondowoso. Ia menilai program pengobatan massal sangat penting untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas populasi ternak di tingkat desa.

Baca juga: https://ulas.co.id/sonny-t-danaparamita-hadiri-anniversary-ke-7-balawangi-tegaskan-komitmen-lestarikan-budaya-banyuwangi/

“Pemerintah hadir untuk memastikan kesehatan ternak masyarakat tetap terjaga. Ini bagian dari komitmen kami mempermudah layanan dan meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujar Wabup As’ad.

Baca juga: https://ulas.co.id/golkar-bondowoso-tegaskan-soliditas-dukung-kinerja-bupati-dari-akar-sampai-daun-kami-kompak/

Wabup juga menyoroti pentingnya peran Balai Benih Induk (BBI) sebagai pusat penyedia bibit unggul bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan BBI bukan sekadar tempat produksi bibit, tetapi juga pusat edukasi dan inovasi dalam pengembangan hewan ternak berkualitas.
“BBI harus menjadi garda terdepan dalam penyediaan bibit unggul. Ketika bibitnya baik, hasil ternaknya pasti meningkat dan berdampak langsung pada pendapatan peternak,” tambah Wabup.

Baca juga: https://ulas.co.id/masyarakat-sambut-baik-pemkab-bondowoso-percepat-rehabilitasi-ruas-jalan-pancur/

Disnakkan Dorong Layanan Jemput Bola Hingga Pelosok
Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, menjelaskan bahwa kegiatan pengobatan massal ini meliputi pemeriksaan kesehatan ternak, pemberian vitamin, vaksinasi, hingga penanganan penyakit yang sering menyerang ternak masyarakat. Program layanan jemput bola ini, katanya, sengaja dilakukan untuk memastikan peternak di daerah terpencil tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan hewan secara optimal.
“Kami ingin memastikan tidak ada peternak yang terlewat dari pelayanan. Dengan turun langsung ke desa, kami bisa memantau kondisi ternak sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” jelas Hendri Widotono.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga melakukan pemeriksaan aset dan fasilitas BBI untuk memastikan kesiapan lembaga tersebut dalam menyediakan bibit unggul secara berkelanjutan.

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-dan-disparbudpora-lepas-fun-riding-di-batu-soon-solor-cermee/

Dialog dengan Peternak dan Aspirasi Lapangan
Dalam peninjauan itu, Wabup As’ad turut berdialog dengan para peternak untuk mendengarkan masukan terkait kebutuhan sarana prasarana, ketersediaan bibit unggul, hingga kendala kesehatan ternak yang sering mereka hadapi. Aspirasi tersebut akan menjadi acuan pemerintah dalam menyempurnakan program peternakan di Bondowoso.

Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-perkuat-ekonomi-desa-wabup-asad-tekankan-pentingnya-kemandirian-dan-profesionalitas-bumdes/

Dengan adanya kegiatan pengobatan massal dan pemeriksaan aset BBI ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat ketahanan peternakan dan meningkatkan kesejahteraan peternak di Bondowoso secara menyeluruh.
Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *