Penghijauan Lereng Argopuro Jadi Upaya Mitigasi Banjir Bandang di Maesan

Camat Maesan Bondowoso Dwi Wahyudi saat usai secara simbolis penanaman 2000 bibit pohon di desa gunungsari (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id — Pemerintah Kecamatan Maesan bersama dinas instansi terkait terus menguatkan upaya mitigasi bencana banjir bandang melalui program penghijauan di wilayah Desa Gunungsari.
Kegiatan ini dinilai strategis mengingat posisi desa tersebut berada di bawah lereng Gunung Argopuro dan kerap menjadi daerah langganan banjir bandang. Kamis (22) 91/2016).
Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-tanam-2-000-bibit-pohon-di-desa-gunungsari-wujud-nyata-investasi-kehidupan-dan-mitigasi-bencana/
Camat Maesan, Dwi Wahyudi, mengatakan bahwa penghijauan merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan sekaligus langkah preventif guna menekan risiko bencana alam yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah Maesan, termasuk pada tahun 2025 lalu.
“Desa Gunungsari berada di bawah lereng Gunung Argopuro, sehingga penghijauan di wilayah ini sangat tepat sebagai upaya mitigasi bencana. Ini merupakan langkah pencegahan agar banjir bandang tidak terus berulang,” ujar Dwi Wahyudi.
Baca juga: https://ulas.co.id/kolonel-inf-rinto-wijaya-hadiri-forum-adat-ke-2-sangaji-bicoli-sultan-tidore-tegaskan-peran-adat-dan-lingkungan/
Selain penghijauan, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa juga telah melakukan berbagai perbaikan infrastruktur penunjang, di antaranya penguatan dan pelebaran saluran irigasi serta pelebaran jembatan.
Menurutnya, banjir bandang yang terjadi sebelumnya juga dipicu oleh adanya sumbatan sampah dan material batuan yang menghambat aliran air.
“Jembatan yang terdampak sudah kami bongkar dan selanjutnya kami usulkan ke Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi untuk pembangunan jembatan baru di wilayah Desa Gunungsari,” jelasnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/komisi-i-dprd-bondowoso-pastikan-tak-ada-jual-beli-jabatan-pengisian-asn-dipercepat-2026/
Dwi Wahyudi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, serta melestarikan pepohonan, khususnya pohon yang berfungsi sebagai penguat tanah dan penyangga irigasi di wilayah lereng gunung.
“Upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Mari bersama-sama memanfaatkan alam secara bijak dan ramah lingkungan demi keselamatan dan keberlanjutan wilayah kita,” pungkasnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/bkpsdm-bondowoso-lakukan-pemetaan-dan-manajemen-kepegawaian-secara-menyeluruh-terhadap-jabatan-jabatan-yang-kosong/
Penulis: Redaksi


