Ahli Gizi SPPG Magdalena Jambesari Tegal Pasir Pastikan Menu MBG Penuhi Prinsip Gizi Seimbang

Bondowoso, ulas.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Magdalena Jambesari Tegal Pasir Widi Pawesti terus memastikan setiap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada para penerima manfaat memenuhi prinsip gizi seimbang. Hal tersebut disampaikan Ahli Gizi SPPG Magdalena Jambesari Tegal Pasir saat menjelaskan komposisi menu makan siang yang disajikan pada Kamis (30/7/2026).

Menu makan siang yang diberikan terdiri atas nasi putih sebagai makanan pokok, ayam goreng bagian paha bawah (drumstick) sebagai lauk hewani, kering tempe sebagai lauk nabati, sayur bening berisi labu siam dan gambas, serta buah jeruk sebagai pelengkap.

BACA JUGA: polres-bondowoso-berhasil-ungkap-kasus-pencurian-dan-percobaan-pembobolan-atm-bri

Menurut Ahli Gizi SPPG Magdalena Jambesari Tegal Pasir, setiap komponen menu memiliki fungsi penting dalam memenuhi kebutuhan gizi harian peserta didik. Nasi putih menjadi sumber utama karbohidrat yang menghasilkan energi untuk mendukung aktivitas belajar dan bermain.

Sementara itu, ayam goreng menyediakan protein hewani yang berperan dalam pertumbuhan, pembentukan otot, serta perbaikan jaringan tubuh. Kering tempe melengkapi kebutuhan protein nabati sekaligus memberikan asupan serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.

BACA JUGA: perkuat-keamanan-siber-diskominfo-bondowoso-koordinasikan-tim-tanggap-insiden-demi-jaga-pelayanan-publik

Di sisi lain, sayur bening yang terdiri dari labu siam dan gambas memberikan tambahan vitamin, mineral, serta serat yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Buah jeruk melengkapi menu sebagai sumber vitamin C dan antioksidan yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Secara keseluruhan, menu tersebut telah memenuhi unsur utama gizi seimbang, yaitu karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah. Komposisi ini dinilai sesuai sebagai menu makan siang dalam Program Makan Bergizi Gratis karena mampu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi peserta didik.

BACA JUGA: tni-dan-warga-bersatu-karya-bakti-yonif-514-sy-9-2-kostrad-wujudkan-lingkungan-bersih-di-desa-grujugan-lor

Meski demikian, Widi, Ahli Gizi SPPG Magdalena Jambesari Tegal Pasir menyarankan agar porsi sayuran dapat terus ditingkatkan sehingga semakin mendekati anjuran konsumsi sayur harian. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal sekaligus mendukung tujuan Program MBG dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *