TNI dan Warga Bersatu, Karya Bakti Yonif 514/SY/9/2 Kostrad Wujudkan Lingkungan Bersih di Desa Grujugan Lor

Bondowoso, ulas.co.id – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan prajurit TNI bersama masyarakat dalam kegiatan Karya Bakti TNI Satuan non Komando Kewilayahan (Satnonkowil) Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh satuan Yonif 514/SY/9/2 Kostrad di Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darus Sholah (JDS), Kabupaten Bondowoso, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI, perangkat desa, pemuda, mahasiswa, dan masyarakat setempat yang bergotong royong membersihkan bahu jalan, memangkas rumput liar, mengangkat sampah, serta merapikan lingkungan desa demi menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman.
BACA JUGA: mobil-klinik-pertanian-dpkp-bondowoso-hadir-jemput-bola-berikan-solusi-cepat-bagi-petani
Kepala Desa Grujugan Lor, Nurhasan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Yonif 514/SY/9/2 Kostrad yang telah memilih desanya sebagai lokasi pelaksanaan karya bakti.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Yonif 514/SY/9/2 Kostrad atas kepeduliannya terhadap masyarakat Desa Grujugan Lor. Kegiatan seperti ini bukan hanya membuat lingkungan menjadi lebih bersih, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga sebagai budaya gotong royong di desa kami,” ujar Nurhasan.
BACA JUGA: bupati-abdul-hamid-wahid-cek-kesehatan-gratis-harus-jadi-gerakan-preventif-bukan-sekadar-pengobatan
Sementara itu, perwakilan Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, Sertu Hayuan, menjelaskan bahwa karya bakti merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus implementasi pembinaan teritorial untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Sesuai tema kegiatan, ‘Karya Bakti TNI AD Bersama Rakyat Mewujudkan Ketahanan Wilayah yang Tangguh’, kami berharap budaya gotong royong terus hidup sehingga mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan mendukung ketahanan wilayah,” ungkap Sertu Hayuan.
Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
Melalui karya bakti tersebut, TNI berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara sehingga masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkokoh persatuan dan ketahanan wilayah.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara prajurit TNI, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat sebagai simbol kuatnya kolaborasi serta kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa yang bersih, sehat, dan tangguh.
Penulis: Redaksi


