Viral Video Dugaan Bullying Remaja di Bondowoso, Polisi dan Dinsos P3AKB Turun Tangan Dampingi Korban

Petikan video viral dugaan bullying remaja di bawah umur di Bondowoso

BONDOWOSO, ulas.co.id – Masyarakat Kabupaten Bondowoso dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan atau bullying terhadap seorang remaja perempuan yang masih di bawah umur.

Dalam rekaman video yang beredar, seorang remaja perempuan diduga mengalami tindakan kekerasan oleh pelajar lainnya hingga korban terlihat menangis. Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memicu keprihatinan masyarakat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Bondowoso bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso turun tangan melakukan pendampingan serta mediasi antara pihak korban dan pihak yang diduga terlibat.

BACA JUGA: Warga Tegalampel Bondowoso Digemparkan Penemuan Lansia Kendat di Gardu

Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, mengatakan mediasi dilakukan atas permintaan keluarga korban. Meski demikian, hingga saat ini pihak keluarga belum membuat laporan resmi kepada kepolisian.

“Kami dari Polres Bondowoso bersama Dinsos melaksanakan mediasi atas permintaan keluarga korban,” ujar Iptu Bobby Dwi Siswanto. Kamis (10/9/2026) ke beberapa media.

Menurutnya, proses mediasi dilaksanakan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bondowoso. Lokasi tersebut dipilih dengan mempertimbangkan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut masih berusia di bawah umur.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Bondowoso juga berkoordinasi dengan Dinsos P3AKB untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan yang diperlukan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso, Hafidhatullaily, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen awal terhadap korban.

Petugas Dinsos P3AKB bahkan mendatangi rumah korban untuk melihat secara langsung kondisi korban sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pendampingan yang diperlukan.

“Kami mendatangi rumah korban untuk assessment dan menentukan langkah selanjutnya,” tegas Hafidhatullaily.

Ia menegaskan, Dinsos P3AKB Bondowoso siap memberikan pendampingan lanjutan kepada korban sesuai dengan kebutuhan. Pendampingan tersebut, termasuk kemungkinan menghadirkan bantuan psikolog apabila korban membutuhkan dukungan untuk memulihkan kondisi psikologisnya.

“Kami siap melakukan pendampingan lebih lanjut, termasuk apabila korban membutuhkan bantuan psikolog,” ujarnya.

BACA JUGA: Konsisten Jalankan Perilaku Unggul Enam Nasabah Btpn Syariah Prajekan Raih Hadiah Umrah Gratis

Penanganan kasus ini menjadi perhatian serius karena seluruh pihak yang terlibat masih berada dalam kategori anak atau di bawah umur. Karena itu, langkah penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap hak-hak anak.

Polres Bondowoso dan Dinsos P3AKB pun berupaya menangani persoalan tersebut melalui pendekatan yang mengedepankan perlindungan anak, pendampingan terhadap korban, serta upaya mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan masyarakat setelah video dugaan aksi perundungan tersebut beredar luas. Aparat dan pemerintah daerah kini terus melakukan pendalaman serta pendampingan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan penanganan kasus. (Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *