Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Wringin, Tiga Warga Mengalami Luka-Luka

Tiga korban pengendara motor saat usai tertimpa pohon tumbang (foto dok: istimewa)

Bondowoso, Ulas.co.id — Cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan satu pohon pete tumbang dan menutup badan jalan di Jl. Raya Wringin, Desa Sumber Malang, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jumat siang (16/01/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan mengakibatkan dua kendaraan yang sedang melintas, yakni satu unit mobil Chevrolet Pick Up (R4) dan satu unit sepeda motor Honda Beat (R2) tertimpa pohon tumbang.

Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-melalui-dispendik-perkuat-pelestarian-tari-remo-sutinah-lewat-dunia-pendidikan/

BPBD Kabupaten Bondowoso menerima laporan dari warga melalui WhatsApp pada pukul 14.40 WIB dan segera menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan asesmen.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang warga yang merupakan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: https://ulas.co.id/perhutani-kph-bondowoso-cek-kesiapan-sarana-produksi-kayu-dan-getah-pinus-tahun-2026/

Menurut keterangan yang disampaikan oleh tim BPBD Kabupaten Bondowoso menerangkan, bahwa korban diketahui bernama Kasno mengalami dilokasi bahu kanan dan luka robek di kaki kanan (luka berat), Murni Antika mengalami memar di paha kanan (luka ringan), serta Humaira Abidah Najma mengalami luka lecet di lengan kiri (luka ringan).

“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini,” terangnya.

Penanganan di lokasi melibatkan BPBD Kabupaten Bondowoso, Pemerintah Desa serta warga setempat. Pohon tumbang berhasil dievakuasi dan akses jalan kembali normal serta dapat dilalui kendaraan pada pukul 15.00 WIB.

Hingga sore hari, kondisi wilayah Kabupaten Bondowoso terpantau aman dan terkendali, dengan cuaca di Kecamatan Wringin dan sekitarnya dilaporkan hujan ringan.

Baca juga: https://ulas.co.id/wakil-ketua-komisi-i-dprd-bondowoso-soroti-lambannya-sk-bupati-hingga-polemik-paw-kades/

“Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis dan dipulangkan ke rumah masing-masing,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Bondowoso mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan lebat, serta menghindari berteduh atau melintas di bawah pohon besar saat cuaca buruk.

Baca juga: https://ulas.co.id/hujan-deras-picu-longsor-jembatan-penghubung-desa-wonoboyo-leprak-bondowoso-ambruk/

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *