Bunda Literasi Bondowoso: Karakter adalah Bekal Utama Anak Menghadapi Masa Depan

Bondowoso, ulas.co.id – Bunda Literasi Kabupaten Bondowoso, Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, menegaskan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter sebagai bekal utama anak menghadapi masa depan yang terus berubah.

Hal tersebut disampaikannya saat sesi Ngobrol Literasi bersama Bupati dan Bunda Literasi usai penyerahan hadiah Festival Literasi Bondowoso 2026, Senin (27/7/2026).

BACA JUGA: festival-literasi-2026-resmi-dibuka-bupati-abdul-hamid-wahid-budaya-membaca-kunci-sdm-unggul-bondowoso-berkah

Menanggapi pertanyaan salah satu peserta, Danang, Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah mengapresiasi rasa ingin tahu generasi muda. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen penting dalam pembangunan sosial sekaligus bagian dari komitmen global untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui pendidikan yang berkualitas.

“Keunikan pendidikan adalah hasilnya tidak langsung terlihat. Kita mendidik hari ini, tetapi manfaatnya baru akan dirasakan di masa yang akan datang. Karena itu, kita harus menanamkan pola pikir dan karakter yang kuat kepada anak-anak,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan zaman yang sangat cepat membuat orang tua maupun pendidik tidak dapat memprediksi secara pasti profesi atau tantangan yang akan dihadapi anak-anak di masa depan. Oleh sebab itu, yang paling penting adalah membekali mereka dengan karakter yang kokoh.

“Kita tidak perlu memaksakan anak harus menjadi profesi tertentu. Yang terpenting adalah mereka memiliki karakter jujur, disiplin, bertanggung jawab, berakhlak baik, dan mampu memberikan manfaat di mana pun mereka berada,” katanya.

BACA JUGA: festival-literasi-2026-resmi-digelar-dpk-bondowoso-perkuat-budaya-baca-dan-kolaborasi-literasi

Menurut Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, pengetahuan harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak. Pendidikan bukan sekadar mengisi wawasan, tetapi juga membentuk kepribadian agar anak mampu menghadapi perubahan zaman dengan nilai-nilai yang baik.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan pertumbuhan anak secara menyeluruh, baik fisik maupun psikis. Mengutip makna ajaran dalam Al-Qur’an, ia menyampaikan bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya sehingga seluruh aspek perkembangan anak perlu mendapat perhatian yang seimbang.

“Ketika anak memiliki karakter yang baik, maka di mana pun nanti mereka berada akan mampu beradaptasi, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *