Bupati Bondowoso Resmi Melaunching Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Bupati Bondowoso bersama Wabup didampingi Sekda, Plt. Kadiskoperindag, Kabag perekonomian, Asisten, Dandim 0822, Kapolres Bondowoso serta perwakilan ketua koperasi merah putih saat menyerahkan SK secara simbolis (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas co.id – Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid resmi melaunching peluncuran Koperasi Merah Putih desa dan kelurahan se Kabupaten Bondowoso, Senin (21/7/2025) bertempat di pendopo Raden Bagus Asra (RBA).
Dalam laporannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso Fathur Rozi menyampaikan tentang percepatan pembentukan koperasi desa kelurahan merak putih, bahwa pelaksanaan program ini di Kabupaten Bondowoso yang pertama pelaksanaan (Musdessus) dan (Muskelsus) Musyawarah Desa Khusus dan musyawarah kelurahan khusus tahapan awal pembentukan koperasi desa kelurahan merah putih dimulai dari pelaksanaan musyawarah desa khusus dan musyawarah kelurahan khusus .
“Secara khusus memuat agenda pembentukan koperasi merah putih Alhamdulillah pelaksanaan sus ini telah selesai 100% pada tanggal 28 Mei 2025 yang mencakup 209 Desa se Kabupaten Bondowoso dan 10 kelurahan se Kabupaten Bondowoso total telah dilaksanakan sejumlah 219 wilayah desa dan kelurahan di Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.
Kedua proses legalitas kelembagaan setelah pelaksanaan musyawarah khusus dilanjutkan dengan proses penyusunan dokumen pendirian koperasi pengesahan akta pendirian oleh notaris dan penerbitan surat keputusan badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
“Kami sampaikan bahwa hingga tanggal 30 juni 2025 telah terbit surat keputusan badan hukum untuk 209 koperasi Desa merah putih dan surat keputusan badan hukum untuk 10 koperasi kelurahan merah putih, dengan demikian sejumlah 219 koperasi telah resmi terbentuk dan memiliki legalitas kelembagaan,” ungkapnya.
Ketiga, pembentukan satuan tugas koperasi merah putih untuk melaksanakan pendukung pelaksanaan program ini juga telah dibentuk satuan tugas penyelenggaraan koperasi desa kelurahan merah putih di Kabupaten Bondowoso.
“Melalui keputusan Bupati Bondowoso, satuan tugas ini tidak hanya bertugas dalam tahapan pembentukan tetapi juga akan terus melaksanakan dan berperan dalam pembinaan pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi, agar koperasi benar-benar menjadi wadah pemberdayaan ekonomi desa dan kelurahan secara berkelanjutan,” terangnya.
Ia juga berharap, melalui peluncuran resmi kelembagaan koperasi merah putih ini akan menjadi titik tolak bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bondowoso sesuai dengan misi besar Presiden Republik Indonesia dalam membangun ekonomi dari Desa oleh desa dan untuk kesejahteraan masyarakat desa.
Sementara itu, Bupati Bondowoso dalam sambutannya mengatakan, bahwa bersejarah pertama peluncuran kelembagaan 80.000 koperasi desa atau kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia serentak di seluruh Indonesia.
“Yang kedua peringatan hari koperasi nasional ke 78 tahun 2025 dan ketiga launching 219 koperasi desa kelurahan merah putih se-kabupaten Bondowoso, ini adalah momentum awal dari sebuah gerakan nasional untuk memulihkan membangkitkan dan mengakselerasi ekonomi desa yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tuturnya.
Program pembentukan 80.000 koperasi Merah Putih oleh Bapak Presiden adalah langkah monumental, ini adalah bentuk nyata dari komitmen negara untuk kembali menempatkan desa sebagai pusat pergerakan ekonomi nasional sebagaimana tercantum dalam pasal 33 ayat 1 undang-undang di mana dalam undang-undang dasar pasal 33 ayat 1 tercantum perekonomian disusun sebagai usaha bersama.
“Berdasarkan atas asas kekeluargaan inilah semangat yang ingin kita hidupkan kembali, melalui koperasi semangat gotong royong kemandirian dan keadilan sosial. Koperasi merah putih bukan sekedar instrumen ekonomi tetapi adalah manifestasi ideologis bangsa ini bahwa rakyat telah yang seharusnya menjadi pemilik sekaligus penggerak utama ekonomi nasional,” tegasnya.
Kabupaten Bondowoso hari ini serentak kita launching 219 koperasi merah putih sebagai bagian dari kontribusi terhadap gerakan nasional yang digagas oleh Presiden.
“Ini adalah wujud persiapan dan kesiapan kita untuk menyambut masa depan ekonomi desa yang tangguh inklusif dan berdaulat, melalui Koperasi ini masyarakat desa akan memiliki akses terhadap modal usaha pelatihan serta jaringan distribusi dan pemasaran. Kita ingin Koperasi ini menjadi sarana bagi semua elemen masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui ekonomi kerakyatan yang berkeadilan,” paparnya.
Lebih dari itu, lanjut Bupati Hamid. KDMP ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Asta Cita Presiden dan wakil Presiden.
Kedua, tentang swasembada pangan berkelanjutan, ketiga tentang kewirausahaan dan lapangan kerja berkualitas serta cita ke-6 tentang pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Bondowoso memiliki kekayaan alam dan potensi pertanian yang luar biasa jika koperasi dikelola berbasis data dan potensi lokal koperasi merah putih bisa menjadi solusi nyata atas tantangan Desa, seperti keterbatasan modal rendahnya nilai tambah produk dan kesenjangan pendapatan didukung SDM serta pemerintah dan pendamping profesional.
“Saya yakin Koperasi ini akan tumbuh sehat Mandiri dan berkelanjutan. Untuk itu saya mengajak seluruh Camat Kepala Desa dan Lurah BPD tokoh masyarakat pemuda desa dan semua elemen yang hari ini hadir. Jangan hanya menjadi saksi jadilah bagian dari sejarah besar, jadilah pelaku dari kebangkitan ekonomi Desa kita bentuk koperasi dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus hadir mendampingi memfasilitasi dan memastikan bahwa Koperasi ini tidak hanya berdiri secara legal tetapi juga hidup secara fungsional dan produktif,” ucapnya
Bupati Hamid Wahid juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, Kementerian Koperasi dan UKM RI Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur seluruh jajaran Dinas Koperasi perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso, para pendamping pengurus koperasi serta seluruh stakeholder yang telah bekerja keras mewujudkan langsing KDMP ini dimulai dari desa-desa tercinta di Bondowoso. (yus)







