Disparbudpora Bondowoso Fokuskan Persiapan Revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark

Kepala Disparbudpora Bondowoso Gede Budiawan saat di konfirmasi diruang kerjanya oleh beberapa Media (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, Ulas.co.id – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh proses revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark. Saat ini, seluruh persiapan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan revalidasi, baik dari sisi administrasi maupun implementasi di lapangan. Selasa (10/02/2026).

Kepala Disparbudpora Bondowoso, Gede Budiawan, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa revalidasi ini menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan revalidasi tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.

Baca juga: https://ulas.co.id/perhutani-kph-bondowoso-tegaskan-kinerja-2025-sebagai-hasil-sinergi-kolektif-dan-penguatan-tata-kelola-organisasi/

“Persiapan revalidasi ini memang kami fokuskan sepenuhnya untuk kepentingan revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark. Ini tidak bisa kami lakukan sendiri, sehingga membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah kabupaten/kota terkait,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengumpulan berbagai bukti dukung dan kelengkapan administrasi dari pihak-pihak yang telah diamanatkan. Seluruh dokumen tersebut disiapkan secara maksimal sebagai bagian dari proses penilaian revalidasi.

Baca juga: https://ulas.co.id/peringati-hari-pers-nasional-2026-kapolres-bondowoso-bangun-komunikasi-awal-dengan-insan-pers/

Namun demikian, Gede Budi Awan menegaskan bahwa revalidasi tidak semata-mata menitikberatkan pada kerapian administrasi.

“Revalidasi ini bukan hanya soal dokumen yang rapi di atas kertas, tetapi bagaimana keberadaan Ijen UNESCO Global Geopark benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Itu menjadi poin penting yang terus kami dorong,” tegasnya.

Untuk wilayah Banyuwangi, progres kesiapan dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen. Selanjutnya, seluruh laporan dari masing-masing daerah akan dikompilasi dan disatukan di bawah koordinasi tim profesional atau badan pengelola geopark.

Baca juga: https://ulas.co.id/danbrigif-tp-28-bari-fola-tekankan-karakter-prajurit-petarung-saat-kunjungi-yonif-tp-822-sm-di-morotai/

Dalam waktu dekat, Disparbudpora Bondowoso bersama para pemangku kepentingan akan melakukan konsolidasi lanjutan guna menyamakan kesiapan masing-masing pihak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh elemen siap sebelum memasuki tahapan pra-validasi.

“Kami masih memiliki waktu untuk terus bergerak dan menyempurnakan persiapan. Harapannya, saat hari pelaksanaan validasi, kami sudah mendapatkan banyak masukan dan umpan balik yang konstruktif dari evaluator internasional,” pungkasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/tetap-semangat-walau-di-guyur-hujan-kapolres-bondowoso-dukung-infantry-night-run-2026/

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *