Mulyadi Dorong Generasi Muda Promosikan Bondowoso Republik Kopi Lewat Media Sosial

BONDOWOSO, ulas.co.id – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, mendorong masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku media sosial, untuk ikut menghidupkan kembali semangat Bondowoso Republik Kopi (BRK).
Hal tersebut disampaikan Mulyadi dalam kegiatan yang digelar di Musik Geledek Lajuh, Kironggo, Bondowoso, Jumat (2/10/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi komoditas kopi Bondowoso melalui konten media sosial.

BACA JUGA: Bpkad Bondowoso Telusuri Ratusan Motor Aset Daerah Yang Belum Jelas Keberadaannya

Menurut Mulyadi, Bondowoso Republik Kopi sebenarnya telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bondowoso, khususnya para pelaku usaha kopi. Namun, semangat tersebut perlu kembali ditingkatkan agar potensi kopi daerah dapat semakin dikenal luas.

“Dalam rangka kita menghidupkan kembali Bondowoso Republik Kopi, kegiatan ini sangat membantu bagi kami, terutama dalam rangka mempromosikan BRK. Yang dulu sudah hidup tetapi mungkin kurang semangat, sekarang kita tingkatkan lagi semangatnya,” ujar Mulyadi.

Ia mengatakan, perkembangan komoditas kopi di Bondowoso saat ini semakin masif, baik dari sektor hulu maupun hilir. Bahkan, produk kopi dari para pelaku usaha di Bondowoso telah mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Mulyadi menyebut, beberapa pelaku kopi Bondowoso dalam beberapa waktu terakhir telah melakukan ekspor ke sejumlah negara di Eropa dan kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi kabar baik sekaligus peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini merupakan kabar baik bagi kita semua. Yang pertama, bisa membantu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bondowoso,” katanya.

Mulyadi juga mengaitkan perkembangan komoditas kopi dan tembakau dengan pertumbuhan ekonomi Bondowoso. Ia menyebut kedua komoditas tersebut turut memberikan sumbangsih terhadap perekonomian daerah.
Dalam kesempatan itu, Mulyadi turut menyampaikan apresiasi kepada komunitas Kampung YouTuber yang dinilai telah membantu memviralkan berbagai program dan potensi Bondowoso, termasuk visi untuk menghidupkan kembali semangat Bondowoso Republik Kopi.

BACA JUGA: Ribuan Warga Hadiri Ancak Agung Maulid Nabi di Tegalampel Bupati Bondowoso Tekankan Keteladanan Rasulullah

PTPN I Ajak Masyarakat Ikut Kompetisi Konten
Lebih lanjut, Mulyadi menyambut positif program yang diinisiasi PTPN I berupa kompetisi konten media sosial. Program tersebut dinilai dapat menjadi sarana untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi Gen Z, agar ikut mempromosikan potensi kopi Bondowoso.

“Ini untuk menarik minat dan menggugah, terutama teman-teman media maupun generasi Gen Z untuk bisa berpartisipasi mempromosikan Bondowoso Republik Kopi,” jelasnya.

Ia menyebut antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Karena itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso mengajak masyarakat setempat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam promosi kopi daerah.

Mulyadi menilai masyarakat Bondowoso memiliki keunggulan karena berada langsung di tengah ekosistem kopi, sehingga lebih memahami perkembangan komoditas tersebut.

“Jangan sampai kita menjadi penonton atau pendengar dan tidak mendapatkan manfaat. Dengan kegiatan ini, insyaallah kita juga akan berpartisipasi dan mendapatkan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Bondowoso,” tegasnya.

Menurut Mulyadi, media sosial memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan promosi kopi Bondowoso. Konten-konten kreatif yang dibuat masyarakat diharapkan mampu memperkenalkan potensi kopi daerah kepada khalayak yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Melalui media sosial ini kita bisa memaksimalkan promosi tentang perkembangan kopi di Kabupaten Bondowoso sehingga bisa didengar oleh khalayak banyak, khususnya nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, PTPN I, pelaku kopi, media, komunitas kreator, serta masyarakat dapat terus diperkuat untuk membangun kembali semangat Bondowoso Republik Kopi.
Mulyadi menegaskan, kebangkitan BRK bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat agar potensi kopi Bondowoso mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas support dan kolaborasinya terkait program kegiatan konten media sosial untuk mendukung Bondowoso Republik Kopi hidup kembali,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *