BPBD Bondowoso Berhasil Evakuasi Tiga Pendaki Tersesat di Gunung Krincing

BONDOWOSO, ulas.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso berhasil mengevakuasi tiga pendaki yang tersesat dan kehabisan logistik di kawasan Gunung Krincing, Desa Kabuaran, Kecamatan Grujugan. Ketiga pendaki ditemukan dalam kondisi selamat setelah operasi pencarian dan pertolongan (OPSAR) gabungan pada Rabu malam, (19/8/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyampaikan bahwa laporan mengenai pendaki tersesat diterima BPBD melalui grup WhatsApp pada Rabu pagi sekitar pukul 05.40 WIB. Informasi tersebut menyebutkan tiga pendaki melakukan pendakian sejak Senin malam melalui jalur Kabuaran dan kehilangan arah di tengah perjalanan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan asesmen, berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, serta mengerahkan tim pencarian menuju lokasi keberadaan survivor. Cuaca berkabut tebal menjadi kendala utama selama operasi berlangsung,” ujar Krestianto.
Tiga survivor tersebut masing-masing bernama Steven Juventino N (20), warga Kota Magelang, Esa Yuan Bintang Aidil F (22), warga Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, dan I Gusti Ngurahrai Adi Saputra (22), warga Kabupaten Badung, Bali.
BACA JUGA: Nyonteng Kolbu’ Jadi Tradisi Leluhur dan Ikon Festival Budaya Sumber Wringin
Dalam operasi tersebut, SRU 1 yang terdiri dari lima personel mulai bergerak menuju titik survivor pada pukul 13.20 WIB. Selanjutnya SRU 2 dengan empat personel bergerak mendekati SRU 1 pada pukul 14.00 WIB untuk memperkuat pencarian di medan pegunungan yang tertutup kabut.
Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur SAR gabungan, ketiga pendaki akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB dalam keadaan selamat. Setelah proses evakuasi menuruni gunung, para survivor tiba di posko pada pukul 23.10 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Grujugan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Kristianto mengapresiasi seluruh personel dan relawan yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan evakuasi tidak lepas dari sinergi lintas instansi yang bergerak cepat sejak laporan pertama diterima.
BACA JUGA: Polres Bondowoso Ungkap Enam Kasus dua Perkara Pelecehan Seksual Hingga Penampungan Pekerja Migran
Dinsos P3akb Bondowoso Dampingi Korban Kekerasan Seksual Fokus Pulihkan Psikologis Anak
Operasi SAR gabungan melibatkan BPBD Bondowoso, Agisena BPBD Jawa Timur, Kodim 0822 Bondowoso, Polres Bondowoso, Koramil dan Polsek Grujugan, Perhutani, SAR MA, Relawan Ben Sromben Jember, PMI Bondowoso, Puskesmas Grujugan, pemerintah kecamatan, warga setempat, serta unsur pendukung lainnya.
“Alhamdulillah, tiga survivor berhasil ditemukan dengan selamat dan operasi SAR telah resmi selesai. Kami mengimbau masyarakat maupun para pendaki agar selalu melakukan persiapan matang, membawa logistik yang cukup, serta melapor kepada pihak terkait sebelum melakukan pendakian demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi


