Persiapan FKN IX Bondowoso Makin Matang, Bidik Transaksi dan Perluasan Pasar Produk Lokal

BONDOWOSO, ulas.co.id – Persiapan pelaksanaan Festival Kopi Nusantara (FKN) IX di Kabupaten Bondowoso terus dimatangkan. Hingga saat ini, seluruh persiapan berjalan lancar, termasuk kesiapan para peserta yang tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga dari luar Jawa, khususnya Sumatera.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, mengatakan keterlibatan peserta dari berbagai daerah menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan FKN IX. Menurutnya, festival tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Bondowoso.

“Alhamdulillah, untuk persiapan FKN sejauh ini lancar-lancar saja. Untuk para peserta, sudah ada beberapa dari luar Jawa, dari Sumatera juga ada,” kata Mulyadi, Senin (24/8/2026).

BACA JUGA: Spekal Jawa Timur Deklarasikan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Dalam pelaksanaannya, Bondowoso juga menggandeng 758 Bandung yang dinilai memiliki jejaring luas di dunia perkopian. Keterlibatan pihak tersebut diharapkan dapat mempertemukan produk kopi Bondowoso dengan pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Jaringannya sangat luas sekali, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” jelasnya.

Salah satu agenda yang disiapkan dalam FKN IX adalah lelang kopi. Para peserta nantinya dapat menyediakan produk kopi terbaik untuk ditawarkan kepada buyer yang hadir dalam festival. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong terjadinya transaksi secara langsung antara pelaku usaha dan pasar.

Tidak hanya kopi, produk tembakau juga mendapatkan ruang khusus dalam rangkaian kegiatan FKN IX. Sejumlah perlombaan akan digelar untuk menggali potensi dan kualitas tembakau Bondowoso, mulai dari budidaya hingga pengolahan.

Beberapa perlombaan yang disiapkan di antaranya lomba florikultura, pembudidayaan tembakau, serta lomba rajang tembakau, baik rajang halus maupun rajang gajah kasar.

BACA JUGA: Nurul Jamal Habaib Mengabdi Lewat Hukum Membuka Akses Keadilan Bagi Masyarakat

Mulyadi menegaskan, penyelenggaraan FKN IX diharapkan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan festival pada tahun-tahun sebelumnya. Orientasinya bukan hanya pada kemeriahan acara, melainkan bagaimana produk-produk unggulan Bondowoso semakin dikenal dan mampu menghasilkan transaksi.

“Harapannya tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Outputnya bagaimana produk di Bondowoso ini lebih laku. Artinya, bukan hanya kita sebatas melaksanakan festival, tetapi ada sesuatu yang lebih, dalam artian produk ini nantinya bisa diketahui khalayak banyak dan juga bisa ada transaksi di sana,” ujarnya.

Untuk memperkuat peluang tersebut, pemerintah daerah juga berupaya menghadirkan sejumlah investor dari luar daerah maupun luar negeri. Kehadiran buyer dan investor diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk kopi, tembakau, serta komoditas unggulan Bondowoso untuk menembus pasar yang lebih luas.

Selain jaringan perdagangan, FKN IX juga akan memperkuat aspek promosi melalui keterlibatan sejumlah pihak dari mancanegara. Beberapa tamu dan pihak yang berkaitan dengan rangkaian kegiatan festival disebut berasal dari Polandia dan Belanda.

Dengan konsep tersebut, FKN IX Bondowoso diharapkan mampu menjadi ruang bertemunya petani, pelaku usaha, buyer, investor, komunitas, dan jaringan industri kopi maupun komoditas unggulan lainnya.

Festival Kopi Nusantara (FKN) IX sendiri akan berlangsung selama delapan hari. Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM, melalui peningkatan promosi, perluasan jaringan pemasaran, serta terbukanya peluang transaksi dan investasi bagi produk unggulan daerah.

Informasi yang didapat di pembukaan FKN IX 2020 akan hadir dari BAPENAS Jatim. (Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *