Maulid Nabi Tak Sekadar Seremoni, CV Trisno Adi Rangkul Ratusan Anak Yatim dan Tebar Keberkahan

H. Singgih Widodo Tantiono bersama masyarakat dan ratusan anak yatim serta beberapa perwakilan kodim di wilayah tapal kuda saat melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

BONDOWOSO, ulas.co.id — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Hal itu diwujudkan CV Trisno Adi melalui kegiatan Maulid Nabi sekaligus santunan bagi anak yatim yang digelar di kediaman H. Singgih Widodo Tantiono, kawasan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Sabtu malam (22/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekhidmatan. Ratusan anak yatim dan peserta yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias. Selain tausiyah dan doa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian bingkisan kepada anak-anak yatim.

BACA JUGA: Nurul Jamal Jabaib Mengabdi Lewat Hukum Membuka Akses Keadilan Bagi Masyarakat

H. Singgih Widodo Tantiono menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui kepedulian, berbagi, serta memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Maulid Nabi bukan hanya tentang bagaimana kita memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan berbagi dan memberikan kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan,” menjadi semangat yang dikedepankan dalam kegiatan tersebut.

Ia menuturkan, anak yatim merupakan bagian dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dan kasih sayang. Karena itu, kegiatan berbagi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa diperhatikan bagi anak-anak yang hadir.

“Semoga apa yang kita lakukan malam ini membawa keberkahan. Mudah-mudahan anak-anak kita semua diberikan kesehatan, menjadi anak yang saleh dan salehah, berilmu, serta kelak menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan masyarakat,” harapnya.

Kegiatan Maulid Nabi yang mengusung semangat berbagi tersebut juga menjadi bentuk syukur sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara keluarga besar CV Trisno Adi dengan masyarakat.
Nuansa kebersamaan tampak kuat dalam kegiatan tersebut. Anak-anak yatim menerima bingkisan secara langsung, sementara para tamu dan peserta mengikuti acara hingga selesai dalam suasana hangat.

BACA JUGA: Nyonteng Klobu’ Jadi Tradisi Leluhur dan Ikon Festival Budaya Sumber Wringin

Bagi H. Singgih, berbagi kebahagiaan dengan anak yatim merupakan bagian dari upaya menjaga nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang diajarkan Rasulullah SAW.

“Kalau kita mampu berbagi, jangan menunggu harus menjadi orang yang berlebihan terlebih dahulu. Sekecil apa pun yang kita berikan, jika dilakukan dengan ikhlas, insyaallah memiliki nilai keberkahan,” pesannya.

Melalui kegiatan tersebut, CV Trisno Adi berharap semangat Maulid Nabi dapat terus diterjemahkan dalam aksi nyata. Bukan hanya memperingati, tetapi juga menumbuhkan kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni. Di Maesan, malam itu menjadi ruang untuk berbagi, bersilaturahmi, sekaligus menanamkan kembali pesan keteladanan Rasulullah SAW melalui kepedulian kepada anak-anak yatim.
Hadir dalam Maulid Nabi tersebut, perwakilan Kodim Lumajang, Kodim Bondowoso, Kodim Probolinggo, Yonif 514 dan jajaran Polsek Maesan serta Ratusan Anak Yatim. (Red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *