Sekda Bondowoso Tekankan Sportivitas dan Pendidikan Karakter di Liga Pelajar SMP dan SMABupati Cup 13 TH 2026

BONDOWOSO, ulas.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menekankan pentingnya sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, dan kekompakan dalam pelaksanaan Liga Pelajar Bondowoso Bupati Cup 13 TH 2026 tingkat SMP dan SMA sederajat.
Pesan tersebut disampaikan Fathur Rozi saat menghadiri kegiatan Liga Pelajar Bondowoso Bupati Cup 2026 di Stadion Magenda Bondowoso, Selasa (6/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Fathur Rozi menyampaikan permohonan maaf Bupati Bondowoso yang tidak dapat hadir secara langsung. Namun, Bupati tetap menyampaikan salam hangat dan salam hormat kepada seluruh peserta, panitia, guru, kepala sekolah, serta pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Beliau menyampaikan salam hangat, salam hormat, dengan tetap menjaga sportivitas. Diiringi doa, semoga kegiatan Liga Pelajar Bondowoso ini berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan,” ujar Fathur Rozi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan prestasi, khususnya di bidang olahraga.
Menurutnya, prestasi seorang pelajar tidak hanya diukur melalui kemampuan akademik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui prestasi nonakademik, termasuk olahraga.
“Terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah memberikan ruang kepada anak-anak kita, baik jenjang SMP maupun SMA, untuk unjuk kebolehan dan menunjukkan prestasi,” katanya.
Fathur Rozi menilai perjalanan Liga Pelajar Bondowoso yang telah berlangsung selama 15 tahun merupakan bukti adanya kecintaan dan konsistensi terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola.
“15 tahun perjalanan Liga Pelajar ini tentu bukan barang sebentar. Kalau bukan karena cinta terhadap olahraga, kalau bukan karena cinta terhadap sepak bola, tentu kegiatan ini tidak akan terlaksana,” ungkapnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memupuk kecintaan terhadap olahraga agar dapat berkembang dan melahirkan bibit-bibit unggul serta atlet berprestasi dari Kabupaten Bondowoso.
Lebih jauh, Fathur Rozi menegaskan bahwa Liga Pelajar Bondowoso Bupati Cup 2026 tidak boleh dimaknai sebatas ajang pertandingan untuk mencari kemenangan.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk menemukan bibit-bibit potensial sekaligus membentuk karakter generasi muda.
“Ini bukan hanya sekadar ajang lomba, bukan hanya sekadar ajang permainan. Ini adalah media dan momentum bagaimana bibit-bibit bisa lahir, anak-anak berprestasi bisa unjuk kebolehan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, berbagai nilai yang diperoleh dalam olahraga, seperti disiplin, kerja sama, kekompakan, dan dedikasi, merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, tidak hanya diterapkan ketika berada di lapangan, tetapi harus mampu diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Menang kalah itu adalah bagian dari permainan, perlombaan dan pertandingan. Tetapi sejatinya bagaimana kita tetap mampu menjaga persaudaraan dan sportivitas. Itu adalah nilai-nilai yang harus kita kedepankan,” tegasnya.
Fathur Rozi juga menitipkan pesan kepada para peserta maupun suporter agar menjaga sikap selama pertandingan berlangsung. Dukungan terhadap tim masing-masing, menurutnya, harus diberikan dengan cara yang baik dan santun.
“Bagi yang menjadi suporter, support dengan cara baik, support dengan cara santun. Mampu melahirkan semangat juang, tetapi tetap menjaga kebersamaan. Ini hal yang harus kita jaga,” pesannya.
Selain persoalan pembinaan atlet dan karakter pelajar, Fathur Rozi juga menyoroti kondisi Stadion Magenda yang menjadi lokasi pertandingan. Ia mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi agar fasilitas tersebut semakin layak digunakan untuk kegiatan olahraga.
BACA JUGA: Lkbh Somasi Bupati Masa Jabatan Direktur Rsud Bondowoso Dipersoalkan
Hal itu disampaikan setelah terdapat peserta yang terjatuh saat pertandingan jenjang SMP berlangsung.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso ke depan berkomitmen melakukan pembenahan terhadap kondisi lapangan, termasuk pengelolaan rumput stadion.
“Kita ke depan ingin memperbaiki. Pak Ketua juga kemarin mengawal terkait dengan pengeboran, sehingga rumput bisa bertumbuh,” jelasnya.
Menurutnya, perbaikan fasilitas olahraga menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pembinaan atlet dan penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga di Kabupaten Bondowoso.
Dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, ia berharap Stadion Magenda dapat menjadi ruang yang semakin representatif bagi para pelajar dan atlet untuk berlatih, bertanding, serta mengembangkan prestasi.
Liga Pelajar Bondowoso Bupati Cup 13 Th 2026 sendiri menjadi salah satu wadah bagi pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter melalui olahraga, khususnya sepak bola.
Penulis: Redaksi


