Dinas Kesehatan Bondowoso Targetkan 2.550 Penerima Manfaat dalam Bakti Sosial Kesehatan Mata dan Operasi Katarak Gratis

Kepala kesehatan Bondowoso saat menghadiri baksos di aula SKB (foto dok: Yusi Ukas.co.id)

Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Kesehatan menargetkan sebanyak 2.550 penerima manfaat dalam kegiatan bakti sosial layanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis yang digelar bekerja sama dengan berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Rabu (10/6/2026) berempat di aula SKB Bondowoso.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr. M. Jasin, menjelaskan bahwa program tersebut mencakup beberapa layanan kesehatan mata yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan mata hingga operasi katarak dan pemeriksaan bagi anak-anak usia sekolah dasar.

“Total sasaran kegiatan ini sebanyak 2.550 orang. Rinciannya, pemeriksaan kesehatan mata sebanyak 2.000 orang, pemberian protesa mata 50 orang, operasi katarak 200 orang, serta pemeriksaan kesehatan mata anak sebanyak 300 orang,” ujar dr. Jasin.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-apresiasi-bakti-sosial-operasi-katarak-gratis-wujud-nyata-kolaborasi-kemanusiaan/

Menurutnya, khusus pemeriksaan kesehatan mata anak akan dilaksanakan dengan menyasar peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD). Sementara untuk bantuan kacamata, penerimanya akan dipilih melalui mekanisme yang telah ditetapkan panitia sesuai kategori yang tersedia.

Untuk layanan operasi katarak, dr. Jasin menjelaskan bahwa proses seleksi peserta telah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat puskesmas. Pasien yang dinilai layak menjalani tindakan operasi kemudian dirujuk ke lokasi kegiatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum operasi dilaksanakan.

“Pasien katarak sudah mulai disaring dari tingkat puskesmas. Yang memenuhi syarat untuk operasi kita bawa ke sini, kemudian dilakukan skrining ulang guna memastikan kesiapan pasien sebelum tindakan operasi dilakukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial kesehatan mata ini merupakan pelaksanaan yang ke-11 di Kabupaten Bondowoso. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa merupakan hasil kerja sama antara LP2SM John Fawcett Foundation (JFF) dengan PCNU Bondowoso melalui Klinik NU.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/sekretaris-dinas-bsbk-bondowoso-imbau-pemegang-kendaraan-dinas-disiplin-laporkan-jatuh-tempo-pajak/

Namun sejak tahun lalu, kerja sama mulai diperluas dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Tahun 2026 menjadi tahun pertama implementasi penuh kolaborasi antara JFF dan Pemkab Bondowoso dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tahun ini implementasi tahun pertama kerja sama yang lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Karena itu kami melibatkan banyak perangkat daerah, tidak hanya Dinas Kesehatan, tetapi juga Dinas Lingkungan Hidup, Disparpora, BPBD, Dinas Sosial, dan beberapa instansi lainnya,” terang dr. Jasin.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap pelayanan kesehatan mata dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, meningkatkan kualitas hidup warga, sekaligus menekan angka gangguan penglihatan yang masih menjadi salah satu persoalan kesehatan di daerah.
Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *