Wabup Bondowoso Serahkan BLT DBHCHT di Pabrik Rokok Baskara, Tekankan Manfaat untuk Kesejahteraan Buruh

Wabup didampingi kadinsos p3akb Bondowoso sat salurkan bantuan BLT DBHCHT di pabrik rokok Baskara ( foto dok: YUSI Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) kepada para pekerja sektor industri hasil tembakau. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i di Pabrik Rokok Baskara, Desa Banyu Putih, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Senin (17/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i menegaskan bahwa program BLT DBHCHT merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap para buruh pabrik rokok yang selama ini turut berkontribusi terhadap perekonomian daerah melalui industri hasil tembakau.
Menurutnya, dana bagi hasil cukai yang diterima daerah harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, khususnya para pekerja yang menjadi bagian penting dalam keberlangsungan industri tembakau di Bondowoso.
“Pemerintah berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para pekerja dan keluarganya, sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Industri hasil tembakau memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah sehingga para pekerjanya juga harus mendapatkan perhatian,” ujar As’ad Yahya Safi’i.
Wabup juga mengapresiasi para pekerja yang tetap produktif dan berperan dalam menjaga keberlangsungan industri rokok di Bondowoso. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang produktif dan mendukung kebutuhan rumah tangga.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso, Moh Imron, menjelaskan bahwa penyaluran BLT DBHCHT merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan memberikan perlindungan sosial kepada para buruh pabrik rokok dan pekerja tembakau.
Menurutnya, proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“BLT DBHCHT ini merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial bagi para pekerja sektor hasil tembakau. Kami memastikan bantuan disalurkan kepada penerima yang berhak agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Moh Imron.
Ia menambahkan, selain memberikan bantuan ekonomi, program tersebut juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.
Penyaluran BLT DBHCHT di Pabrik Rokok Baskara berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari para pekerja. Mereka berharap program tersebut dapat terus berlanjut karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Melalui program BLT DBHCHT, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh industri hasil tembakau sekaligus memastikan manfaat dana bagi hasil cukai dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang berhak menerimanya.
Penulis: Redaksi


