Expo Peternakan dan Kontes Ternak 2026 Bondowoso, Wujud Aspirasi Masyarakat

Kadis peternakan dan perikanan saat usai berikan sambutan di acara expo dan kontes ternak (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar Expo Peternakan dan Kontes Ternak 2026 di Pasar Hewan Terpadu Selolembu, Curahdami, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Muharram 1448 H ini mendapat sambutan luar biasa dari para peternak di seluruh wilayah Bondowoso.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso, Hendrik Widotono, menjelaskan bahwa pelaksanaan kontes ternak tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada Bupati Bondowoso saat meninjau kegiatan suntikan massal ternak di Desa Bajuran.

“Pada saat Bapak Bupati meninjau kegiatan suntikan massal, masyarakat menginginkan adanya kontes ternak. Beliau langsung memberikan arahan khusus dan menginstruksikan kepada Dinas Peternakan agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan,” ujar Hendrik.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/kepsek-sman-1-tenggarang-bangga-angelica-theona-putri-lolos-paskibraka-nasional/

Menurutnya, Bupati kemudian mengarahkan agar kegiatan itu dimasukkan ke dalam kalender Festival Muharram, sehingga dapat menjadi momentum untuk mengangkat potensi peternakan Bondowoso.

Meski dilaksanakan di tengah keterbatasan anggaran daerah, Hendrik menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi. Untuk menjaga kualitas peserta, proses seleksi dilakukan secara berjenjang melalui lima wilayah pelayanan peternakan sebelum masuk ke tahap penilaian akhir.

“Peserta yang hadir hari ini adalah ternak-ternak terbaik yang telah melalui seleksi di masing-masing wilayah. Jadi, mereka datang ke sini sudah sebagai finalis dan tinggal dinilai oleh dewan juri independen,” jelasnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/diskominfo-bondowoso-gelar-pelatihan-public-speaking-dan-mc-siapkan-generasi-muda-jadi-komunikator-andal/

Penilaian dilakukan oleh tim juri independen yang berasal dari berbagai institusi, di antaranya akademisi dari Universitas Jember, perwakilan Pemerintah Kabupaten Malang, serta unsur profesional lainnya dari luar daerah.

Hendrik menegaskan bahwa penyelenggaraan kontes ternak bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk penghargaan kepada para peternak yang selama ini berupaya meningkatkan kualitas ternaknya secara mandiri.

“Peternak merasa dihargai. Mereka datang dengan biaya sendiri, bahkan mengenakan seragam kelompok masing-masing. Semangat mereka luar biasa. Ini menunjukkan bahwa peternakan memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat, mulai dari meningkatnya motivasi peternak dalam menghasilkan ternak berkualitas hingga tumbuhnya aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong peningkatan produksi dan produktivitas ternak masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat melihat secara langsung kualitas ternak unggulan yang dimiliki Bondowoso,” ujarnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-busana-muslim-dan-batik-lokal-harus-jadi-motor-ekonomi-kreatif-daerah/

Ke depan, Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso berencana mengembangkan kontes ternak menjadi agenda tahunan yang memiliki identitas dan merek tersendiri, sehingga dapat menjadi salah satu kalender unggulan daerah sebagaimana festival-festival besar lainnya.

“Ini masih langkah awal. Sesuai arahan Bapak Bupati, ke depan kami ingin membangun branding khusus untuk kontes ternak Bondowoso agar semakin dikenal luas dan mampu menjadi kebanggaan daerah,” pungkas Hendrik.

Pada gelaran perdana ini, kontes mempertandingkan empat kategori, yakni Calon Kereman, Kereman, Pedet Jantan, dan Pedet Betina, sementara expo peternakan menampilkan berbagai ternak unggulan seperti Sapi Belgian Blue, Domba Dorper, Domba Merino, Domba Texel, Kambing Peranakan Etawa (PE), Kambing Saanen, serta aneka produk olahan peternakan dan perikanan. Antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati lokasi menjadi bukti besarnya perhatian terhadap sektor peternakan di Kabupaten Bondowoso.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *