Sinung Sudrajat: Momentum Harjabo untuk Memaksimalkan Potensi Bondowoso demi Kesejahteraan Rakyat

BONDOWOSO, ulas.co.id – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bondowoso (Harjabo) ke-207 menjadi momentum untuk kembali mengenang sejarah sekaligus merefleksikan perjalanan pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajat, usai melaksanakan tasyakuran di makam Raden Bagus Assra Ki Ronggo Bondowoso, Senin (17/8/2026).

Menurut Sinung, kegiatan di makam Ki Ronggo tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga bagian dari lelaku sejarah untuk mengingat jasa para pendahulu yang telah meletakkan dasar bagi perjalanan Kabupaten Bondowoso.

“Ini adalah bagian dari lelaku sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” ujar Sinung.

BACA JUGA: Hari Jadi Bondowoso dan Jejak Tirakat Ki Ronggo Angka 17 yang Sarat Makna

BACA JUGA: 270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Hut ke 81 Kemerdekaan Ri

Rumah Tahanan Bondowoso Kembangkan Produk Olahan Tempe Untuk Kemandirian Warga Binaan

Ia mengatakan, nilai-nilai yang diwariskan Raden Bagus Assra Ki Ronggo masih relevan untuk menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat saat ini. Salah satunya adalah pesan “Suci Tinoto Es Tuning Urip”, yang dimaknai sebagai ajakan untuk berbuat baik dalam kehidupan sebagai bekal menuju kehidupan yang sejati.

Bagi Sinung, pesan tersebut tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga dapat menjadi refleksi dalam membangun Bondowoso.

Menurutnya, daerah memiliki berbagai potensi yang besar, namun selama ini belum sepenuhnya berjalan linier dengan tingkat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi-potensi yang kita miliki selama ini belum linier dengan tingkat kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

Karena itu, Sinung berharap momentum Hari Jadi Bondowoso dapat mendorong seluruh elemen daerah untuk memperkuat sinergi dan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki.

Ia menilai, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan perlu bergerak bersama agar potensi Bondowoso dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Bondowoso khususnya bisa lebih bersinergi, bisa lebih memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

BACA JUGA: Harjabo ke 207 di Pusara Ki Ronggo Bupati Abdul Hamid Wahid Tekankan Pentingnya Merawat Sejarah

Sinung menambahkan, penghormatan terhadap sejarah seharusnya tidak berhenti pada kegiatan ziarah maupun tasyakuran. Nilai perjuangan dan keteladanan para pendahulu harus diterjemahkan dalam kerja nyata untuk membangun daerah.

Dengan demikian, peringatan Harjabo ke-207 diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan untuk menatap masa depan Bondowoso yang lebih maju dan sejahtera.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *