Tabligh Akbar dan Sholawat Sekarputih Satukan Maulid Nabi, HUT RI ke-81 dan Harjabo ke-207 Serta Santunan Anak Yatim dan Duafa

BONDOWOSO, ulas.co.id – Suasana sejuk di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, berubah menjadi hangat dan penuh kekhidmatan dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Sholawat yang digelar pada Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut terasa istimewa karena memadukan tiga momentum besar sekaligus, yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Malam Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi dan Kemerdekaan sebagai sarana memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Menurutnya, perjuangan dalam mengisi kemerdekaan saat ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata seperti para pahlawan terdahulu. Namun, perjuangan diwujudkan melalui kerja keras, menjaga persatuan, saling membantu, dan bersama-sama membangun daerah.
“Tabligh Akbar dan Sholawat ini terasa sangat istimewa karena kita memadukan dua momen besar, yakni memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus merayakan Malam Resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Hari Jadi Bondowoso ke-207. Suasana Sekarputih malam ini semakin hangat karena kita bersatu dalam lantunan sholawat,” ungkap As’ad.
BACA JUGA: Tak Lagi Foto Kopy Ktp Bondowoso Bersiap Masuki Era Layanan Digital Terintegrasi
Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi dan Kemerdekaan harus menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan dan ulama yang telah memberikan pengorbanan besar bagi bangsa dan negara.
“Perjuangan mengisi kemerdekaan saat ini tidak lagi menggunakan senjata, melainkan dengan menjaga kerukunan, bekerja keras, dan saling membantu. Seperti semangat Bondowoso Berkah, kemajuan daerah hanya bisa terwujud apabila masyarakatnya kompak, aman, dan selalu meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi melalui media sosial, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk semakin bijak dalam menyikapi berbagai informasi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan dan keharmonisan warga.
“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. Mari kita jadikan majelis ilmu dan sholawat bersama KH. Abdul Qodir Syam ini sebagai penyejuk hati dan pemersatu warga, agar Bondowoso tetap tenteram dan penuh kedamaian,” katanya.
BACA JUGA: Warga Tolak Karamba di Rowosumo Hasil Musyawarah Usaha Perikanan Itu Harus Dicabut
As’ad juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, pemerintah Kelurahan Sekarputih, hingga seluruh masyarakat.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia, pihak Kelurahan Sekarputih, dan seluruh warga yang telah bekerja keras menyiapkan acara luar biasa ini. Mari kita ikuti tabligh akbar ini dengan khusyuk, meresapi nasihat dari guru kita, serta bersama-sama mendoakan agar Kabupaten Bondowoso senantiasa dilimpahi keberkahan, kemakmuran, dan perlindungan dari Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Lurah Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Rhizal Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Sekarputih atas berbagai momentum penting yang dirayakan secara bersamaan.
Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat juga memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Bondowoso ke-207.
“Kami mewakili masyarakat Kelurahan Sekarputih memohon kepada Allah SWT agar diberikan kemakmuran, kesuksesan, serta kemajuan bagi Kelurahan Sekarputih dan Kabupaten Bondowoso,” ujar Rhizal.
Dalam momentum tersebut, lanjut Rhizal, kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dari kegiatan. Sebanyak 81 anak yatim dan 35 kaum duafa turut mendapatkan perhatian sebagai wujud kepedulian kepada sesama.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum duafa merupakan salah satu nilai penting yang harus terus dijaga, terutama dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Hakikat peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial, tetapi bagaimana kita mampu meneladani Rasulullah SAW, termasuk dalam menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum duafa,” ungkapnya.
Rhizal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk unsur DPRD dari wilayah Kecamatan Tegalampel serta seluruh masyarakat Kelurahan Sekarputih.
Menurutnya, terlaksananya kegiatan sosial tersebut tidak lepas dari kebersamaan dan dukungan warga yang memiliki semangat gotong royong.
“Bantuan dan perhatian kepada anak yatim serta kaum duafa ini dapat terlaksana berkat dukungan DPRD wilayah Tegalampel dan tentunya seluruh warga Kelurahan Sekarputih. Ini merupakan bukti bahwa ketika masyarakat kompak, banyak hal baik yang dapat kita lakukan bersama,” katanya.
Kegiatan Tabligh Akbar dan Sholawat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat nilai keagamaan, persatuan, kepedulian sosial, serta semangat membangun Bondowoso.
Dengan lantunan sholawat dan majelis ilmu, masyarakat Sekarputih diajak untuk terus menjaga persaudaraan, mempererat kebersamaan, dan bersama-sama mewujudkan Bondowoso yang aman, damai, makmur, serta penuh keberkahan sesuai semangat Bondowoso Berkah. (Red)


