PJ Kades Padasan Diganti, Camat Pujer Sebut Langkah Redam Potensi Gejolak

BONDOWOSO, ulas.co.id – Pemerintah Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, melakukan pergantian Penjabat (PJ) Kepala Desa Padasan. Pergantian tersebut dinilai menjadi langkah untuk menjaga kondusivitas desa menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antar Waktu (PAW).
Camat Pujer, Zulfikar Ardiyansah, mengatakan, pergantian PJ Kepala Desa Padasan telah dipersiapkan sejak sebelum PJ kepala desa sebelumnya mendaftarkan diri sebagai calon dalam proses PAW.
Menurutnya, kondisi dan situasi di Desa Padasan menjadi salah satu pertimbangan sehingga PJ kepala desa sebelumnya, Taslimatussa’diyah, menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri dari jabatan sebagai PJ kepala desa.
“Dari awal sebelum PJ yang lama melakukan pendaftaran, saya sudah meminta membuat persyaratan pengunduran diri. Melihat situasi dan kondisi yang ada di Desa Padasan, memang sangat tidak memungkinkan untuk mempertahankan,” ujar Zulfikar.
Ia mengapresiasi sikap Taslimatussa’diyah yang dinilai legowo dan bersedia mengundurkan diri. Menurutnya, proses pengusulan PJ kepala desa yang baru membutuhkan mekanisme cukup panjang, namun pergantian tersebut akhirnya dapat dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
“Alhamdulillah PJ yang lama sangat legowo, dengan besar hati langsung membuat surat pernyataan untuk mengundurkan diri. Mekanisme untuk pengusulan PJ yang baru memang cukup rumit, tetapi alhamdulillah waktunya pas dan SK juga sudah keluar,” katanya.
BACA JUGA: Fppp Soroti Anggaran Pendidikan Bondowoso Minta Sarpras Sekolah dan Kualitas Sdm Jadi Prioritas
Zulfikar menegaskan, pihak kecamatan tidak berpihak kepada calon tertentu dalam proses PAW Desa Padasan. Ia menyebut, pemerintah kecamatan berupaya menjalankan tugas secara profesional dan menjaga posisi tetap netral.
“Kami secara profesional tidak pernah masuk pada ranah pro kepada salah satu calon. Kami profesional saja,” tegasnya.
Ia menjelaskan, sebelum Taslimatussa’diyah mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa, pihaknya juga telah memastikan kesiapan yang bersangkutan untuk mengikuti proses tersebut.
Menurut Zulfikar, pergantian PJ kepala desa menjadi langkah untuk meredam situasi yang sebelumnya dinilai cukup panas. Ia berharap proses PAW dapat berjalan aman, tertib dan tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
“Situasinya cukup panas, khawatir ada gejolak yang membawa hal-hal kurang baik. Jadi pergantian ini menjadi solusi dan langkah yang baik,” ujarnya.
Zulfikar menambahkan, hingga pergantian tersebut dilakukan, situasi Desa Padasan tetap dapat dikendalikan dan tidak sampai terjadi aksi demonstrasi maupun gejolak lainnya.
“Alhamdulillah ini langkah yang baik untuk kecamatan dan desa, bagaimana membawa Desa Padasan lebih baik sekaligus menjaga marwah kecamatan dan desa,” imbuhnya.
BACA JUGA: Fraksi Pdi Perjuangan Soroti Hasil Audit Perumdam Ijen Tirta Temukan Sejumlah Persoalan Tata Kelola
Sementara itu, Mujiono, yang kini ditunjuk sebagai PJ Kepala Desa Padasan, mengatakan siap menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan pimpinan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan PAW membutuhkan koordinasi dan kerja sama seluruh unsur, mulai dari perangkat desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga masyarakat.
“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab saya. Ditunjuk oleh pimpinan, dengan segala kekuatan, pengorbanan dan kerja sama tetap harus siap. Intinya kita tetap koordinasi dan bekerja sama dengan seluruh lintas sektor,” kata Mujiono.
Ia menargetkan pelaksanaan PAW Kepala Desa Padasan dapat berlangsung dengan lancar, damai dan aman. Selain itu, dirinya juga akan mendorong optimalisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Di awal pekerjaan, selain suksesnya pemilihan kepala desa antarwaktu, kita juga akan ada pajak PBB. Ini menjadi salah satu PAD daerah. Tentunya kita akan tetap bekerja keras bagaimana caranya PBB sukses,” jelasnya.
Mujiono juga menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas sebagai aparatur sipil negara (ASN) selama menjalankan tugas sebagai PJ kepala desa.
Ia memastikan tidak akan berpihak kepada kelompok maupun calon tertentu dan akan berada di posisi tengah untuk menjaga suasana tetap kondusif.
“Namanya ASN, kita tetap netral dan tidak pilih-pilih, baik dari kalangan masyarakat maupun dari mana pun. Kita tetap di posisi tengah-tengah,” tegasnya.
Untuk menjalankan pemerintahan desa, Mujiono juga akan memperkuat koordinasi dengan perangkat desa serta meningkatkan komunikasi dengan masyarakat terkait tugas dan fungsi masing-masing perangkat.
“Kita akan lebih intens lagi terkait tupoksi masing-masing perangkat dan juga apa yang menjadi keinginan warga masyarakat Desa Padasan,” katanya.
Sementara itu, Taslimatussa’diyah, PJ Kepala Desa Padasan sebelumnya, menyampaikan harapan agar masyarakat tetap menjaga kerukunan dan keamanan selama proses PAW berlangsung.
Ia mengimbau masyarakat Desa Padasan untuk mempertahankan suasana guyub dan tidak mudah terprovokasi.
“Harapan saya, Desa Padasan tetap guyub, menjaga kerukunan dan keamanan. Saya menghimbau kepada masyarakat Desa Padasan tetap menjaga kondusivitas,” pesannya.
Pergantian PJ Kepala Desa Padasan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menjaga stabilitas pemerintahan desa sekaligus memastikan seluruh tahapan PAW dapat berjalan secara aman, tertib dan sesuai ketentuan.
Penulis: Redaksi


