Festival Dewi Cemara 2025 di Bondowoso Dongkrak Ekonomi 35%, Borong Prestasi Nasional

Bupati Abd. Hamid Wahid, Sekda dan Kepala Disbudpar jatim beserta kepala Didparbudpora bondowoso saat penutupan Dewi Cemara (foto fok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id — Kabupaten Bondowoso kembali menorehkan sejarah dalam dunia pariwisata dan pengembangan desa wisata. Melalui gelaran Festival Dewi Cemara (FDC) 2025, daerah yang dikenal dengan keindahan alam dan potensi Geopark Ijen ini sukses mencatat lonjakan perputaran ekonomi sebesar 35% dibandingkan tahun sebelumnya. Minggu malam (24/8/2025).
Kegiatan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini bukan sekadar festival, melainkan menjadi katalisator kebangkitan ekonomi lokal dan forum strategis bagi desa-desa wisata se-Jatim untuk berbagi inspirasi dan inovasi.
Gubernur Jatim Apresiasi Masyarakat Bondowoso
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Evi Afianasari, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat Bondowoso.
“Transaksi ekonomi dalam FDC tahun ini meningkat signifikan, mencapai sekitar Rp 500 juta, naik dari Rp 300 juta tahun lalu. Ini capaian luar biasa. Terima kasih kepada masyarakat dan Pemkab Bondowoso yang telah menjadi tuan rumah luar biasa,” ujar Evi.
Kolaborasi Desa Wisata dan Komitmen Geopark
FDC 2025 mempertemukan desa-desa wisata dari seluruh penjuru Jawa Timur, menjadi wadah berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan potensi wisata berbasis kearifan lokal. Pemilihan Bondowoso sebagai tuan rumah tidak lepas dari posisinya sebagai bagian penting Geopark Ijen, kawasan strategis yang tengah diperkuat dalam skala regional dan global.
“Festival ini adalah bentuk nyata komitmen Pemprov Jatim mendukung pengembangan Geopark, khususnya Geopark Ijen yang menjadi kebanggaan Bondowoso dan Jawa Timur,” tambah Evi.
Bondowoso Borong Penghargaan FDC 2025
Tak hanya sukses sebagai tuan rumah, Bondowoso juga tampil gemilang dengan meraih lima penghargaan bergengsi, baik untuk individu, desa wisata, maupun pemerintah daerah:
Sertifikat Fasilitator Terbaik sebagai tuan rumah FDC 2025.
Sertifikat Penyaji Virtual Tour Terbaik dalam FDC 2025.
Sertifikat Desa Wisata Organik sebagai nominator Desa Wisata Bersih.
Piagam 5 Besar Desa Wisata Bersih – diraih oleh Desa Wisata Sumberwringin.
Piagam Penghargaan kepada Bupati Bondowoso atas kontribusi luar biasa dalam pengembangan Geopark di Jawa Timur.
Bupati: Festival Jadi Momentum Perubahan
Bupati Bondowoso, Abd. Hamid Wahid, mengungkapkan bahwa keberhasilan FDC 2025 bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari transformasi wisata dan ekonomi di Bondowoso.
“Festival ini membangkitkan semangat baru. Kita akan dorong terus lahirnya inovasi dan event-event kreatif agar pariwisata Bondowoso makin berdaya saing, dan masyarakatnya makin sejahtera,” tegas Bupati.
Festival Dewi Cemara 2025 bukan hanya tentang hiburan. Ia adalah wajah baru pariwisata Jawa Timur: inklusif, berbasis komunitas, dan berorientasi ekonomi lokal. Keberhasilan Bondowoso menjadi tuan rumah yang inspiratif membuktikan bahwa dengan kolaborasi, visi besar bisa diwujudkan dari desa. (Yus)







