Sekda Bondowoso Tegaskan Seleksi JPT Transparan dan Objektif

Sekda Bondowoso Fathur Rozi saat usah rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tanpa kebocoran.
Menurut Fathur Rozi, seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai ketentuan dan akan disampaikan secara resmi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia memastikan tidak ada intervensi maupun kebocoran dalam proses penilaian.
“Prosesnya sudah besar dan terbuka. Tidak ada kebocoran, memang tidak ada yang bocor,” tegasnya. Selasa (30/12/2025)
Baca juga: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-angka-kemiskinan-masih-1220-persen-2026-wajib-turun/
Dari total 11 peserta yang mengikuti seleksi, Fathur Rozi menilai kemampuan para peserta secara umum cukup baik, bahkan sebagian di antaranya menunjukkan hasil yang sangat baik. Dengan capaian tersebut, ia optimistis tiga formasi jabatan yang dibuka akan terisi seluruhnya.
“Nilai rata-rata peserta baik, bahkan ada yang sangat baik. Insyaallah tiga formasi jabatan ini akan terisi semuanya dan dinilai secara objektif,” ujarnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/perkuat-respons-darurat-pemkab-bondowoso-tambah-10-ambulans-untuk-puskesmas/
Baca juga: https://ulas.co.id/evaluasi-pemerintahan-desa-2025-pemkab-bondowoso-tekankan-transparansi-dan-integrasi-perencanaan-2026/
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu formasi yang paling diminati adalah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris DPRD, yang diikuti oleh 25 pelamar. Sementara formasi lainnya juga menunjukkan animo yang cukup tinggi.
Fathur Rozi menekankan bahwa jabatan Sekretaris DPRD merupakan posisi yang sangat strategis, karena memiliki peran penting dalam membantu kepala daerah, khususnya Bupati, melalui penyusunan analisis dan pemberian masukan berdasarkan kondisi masyarakat serta isu-isu strategis yang berkembang.
Baca juga: https://ulas.co.id/sinergi-dprd-kejaksaan-pemkab-bondowoso-tunjukkan-kinerja-ekonomi-dan-tata-kelola-desa-terbaik-di-jawa-timur/
“Jabatan ini strategis karena memberikan analisis dan masukan kepada Bupati, berdasarkan kondisi riil di masyarakat dan isu strategis yang sedang berkembang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh peserta dinilai berdasarkan kompetensi dan kualifikasi, bukan faktor lain di luar ketentuan. Masukan dan peran pejabat yang terpilih nantinya diharapkan mampu mendukung pembangunan Kabupaten Bondowoso secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
Penulis: Redaksi


