Bupati Abd Hamid Wahid Tinjau Langsung Banjir Wonosari, BPBD Bergerak Cepat, 25 Rumah Terdampak dan Kondisi Berangsur Surut

Bupati dan Wabup beserta jajaran, Forkopimda saat turun langsung ke lokasi (foto dok: istimewa)

Bondowoso, ulas.co.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Wonosari pada Senin (02/03/2026) sore menyebabkan banjir akibat luapan drainase dan selokan di kawasan Jl. Raya Situbondo (Pasar Wonosari), Desa Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, sedikitnya 25 rumah warga di RT 25 dan RT 26 RW 08 terdampak genangan air dengan ketinggian awal mencapai 30–50 sentimeter. Air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 18.30 WIB akibat saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan.

Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-dan-dprd-bondowoso-sepakat-perkuat-layanan-air-bersih-pdam-resmi-diusulkan-jadi-perumda-ijen-tirta/

Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid bersama Wabup, Sekda yang meninjau langsung lokasi bersama jajaran Forkopimda pada Senin malam, memastikan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat dalam penanganan kejadian tersebut.

“Kami langsung menginstruksikan BPBD dan seluruh unsur terkait untuk melakukan assessment dan penanganan di lapangan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kondisi air sudah berangsur surut dan situasi terkendali,” ujarnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/program-3b-sppg-tegal-pasir-jambesari-berlanjut-fokus-cegah-stunting-dan-tingkatkan-gizi-bumil-busui-dan-balita/

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan melakukan evaluasi terhadap sistem drainase di wilayah terdampak guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, terutama saat curah hujan tinggi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 19.00 WIB dan segera mengerahkan tim PUSDALOPS serta TRC-PB ke lokasi.

“Tim kami langsung melakukan assessment dan membantu warga dengan melakukan penyedotan serta pengeluaran air yang masuk ke dalam rumah. Hingga pukul 21.02 WIB, air terpantau mulai surut dengan ketinggian berkisar 20–30 sentimeter,” jelasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/sppg-mitra-mandiri-magdalena-abk-group-mulai-sasaran-3b-pastikan-menu-bergizi-seimbang-untuk-bumil-busui-dan-balita/

Kristianto menambahkan, selain di Desa Wonosari, genangan juga dilaporkan terjadi di wilayah Desa Kapuran, Dusun Pasar RT 07. Namun seluruhnya masih dalam kategori banjir ringan dan dapat ditangani dengan cepat.

Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Bondowoso bersinergi dengan Polres Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, PMI, pemerintah desa dan kecamatan setempat, relawan, serta masyarakat.

Meski sempat terkendala cuaca dan jaringan komunikasi, proses penanganan berjalan lancar. Hingga laporan ini disampaikan, kondisi wilayah Bondowoso dinyatakan aman dan terkendali, dengan hujan ringan masih mengguyur sebagian kawasan Kecamatan Wonosari.

Baca juga: https://ulas.co.id/kalaksa-bpbd-bondowoso-longsor-di-jembatan-kauman-tidak-timbulkan-korban-jiwa-kondisi-aman-terkendali/

Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta memastikan saluran air di lingkungan masing-masing tetap bersih guna meminimalkan risiko banjir susulan.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *