Balap Liar Makan Korban, Satlantas Bondowoso Mediasi Pelaku dan Korban, AKP Irwan: Balap Liar Harus Ditiadakan

Kasatlantas polres Bondowoso AKP Irwan Rizky Prakoso (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso mempertemukan korban dengan dua peserta balap liar yang terlibat dalam insiden di Jalan PB Sudirman, Bondowoso. Mediasi tersebut menjadi langkah awal penyelesaian persoalan yang muncul akibat aksi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.
Korban, Muhammad Nur Husen, warga Kelurahan Blindungan, dipertemukan dengan dua pemuda berusia 20 dan 21 tahun, yakni Miftah dan Beni, yang diketahui ikut dalam aksi balap liar saat peristiwa terjadi.
Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Irwan Rizky Prakoso, mengatakan mediasi dilakukan agar kedua belah pihak dapat mencari penyelesaian secara baik, sekaligus menjadi pembelajaran bagi para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Pada kesempatan siang hari ini kami pertemukan antara pihak korban dan pihak pelaku. Alhamdulillah kedua pihak sudah bertemu dan nanti akan dibicarakan seperti apa penyelesaiannya,” ujar AKP Irwan.
Meski proses mediasi berlangsung, Satlantas Polres Bondowoso menegaskan tidak akan mengendurkan upaya penindakan terhadap aksi balap liar maupun speeding yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menurut AKP Irwan, balap liar tidak memberikan manfaat apa pun. Sebaliknya, aktivitas tersebut justru berpotensi menyebabkan kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Untuk aksi-aksi speeding dan balap liar tolong ditiadakan, bukan dikurangi. Pada intinya kegiatan tersebut tidak ada manfaatnya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, setiap kendaraan diproduksi dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan pabrikan. Modifikasi yang tidak sesuai spesifikasi, terutama untuk kepentingan balap liar, justru meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
Selain itu, jalan raya merupakan fasilitas umum yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat, sehingga tidak boleh digunakan sebagai arena balapan.
Sebagai bentuk komitmen menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas, Satlantas Polres Bondowoso akan mengintensifkan patroli secara rutin dan masif di sejumlah ruas jalan yang selama ini kerap dijadikan lokasi balap liar.
“Ke depan kami akan melaksanakan patroli secara rutin dan masif. Bagi yang masih nekat dan ngeyel, kami akan mengambil tindakan tegas dengan penilangan,” katanya.
Di samping penegakan hukum, Satlantas juga akan memperkuat langkah pencegahan melalui sinergi dengan Babinsa, lurah, kepala desa, pihak sekolah, hingga orang tua. Upaya tersebut dilakukan agar pengawasan terhadap generasi muda semakin optimal, khususnya bagi pelajar yang berpotensi terlibat dalam aksi balap liar.
AKP Irwan berharap seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif mencegah balap liar dengan saling mengingatkan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Penulis: Redaksi


