Perhutani KPH Bondowoso Dukung Penanaman Bersama BPBD untuk Penguatan DAS

Bondowoso, Ulas.co.id – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso berpartisipasi aktif dalam kegiatan Penanaman Bersama yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Gunung Sari, Kecamatan Maesan, dengan mengusung tema “Mulai Tanam Pohon untuk Investasi Kehidupan” sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Kamis (22/01/2026).

Baca juga: https://ulas.co.id/kapolres-bondowoso-isra-miraj-momentum-perkuat-iman-dan-profesionalisme-personel-polri/

Kegiatan penanaman tersebut melibatkan unsur TNI/Polri, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, organisasi kemasyarakatan, Gerakan Pramuka, pelajar, serta masyarakat Desa Gunung Sari. Sekitar 250 peserta turut ambil bagian secara langsung, mencerminkan sinergi lintas sektor dalam upaya rehabilitasi lingkungan dan pencegahan bencana berbasis partisipasi masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan lingkungan, khususnya pada kawasan sempadan sungai yang memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca juga: https://ulas.co.id/penghijauan-lereng-argopuro-jadi-upaya-mitigasi-banjir-bandang-di-maesan/

“Penanaman pohon di kawasan sempadan sungai memiliki peran penting dalam mengendalikan erosi, meningkatkan daya resap air, menjaga stabilitas tanah, serta meminimalkan potensi bencana banjir dan tanah longsor. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program ini,” ujar Fathur Rozi.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakul Munir, yang didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (Kasi P-SDH) Rahmat Sugiarto, menyampaikan bahwa Perhutani senantiasa mendukung program rehabilitasi lahan dan konservasi sumber daya hutan yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan para pemangku kepentingan. Dukungan tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan Perum Perhutani.

Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-tanam-2-000-bibit-pohon-di-desa-gunungsari-wujud-nyata-investasi-kehidupan-dan-mitigasi-bencana/

“Kegiatan penanaman bersama ini merupakan wujud nyata komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. Sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendukung fungsi ekologis hutan, perlindungan DAS, serta keberlanjutan sumber daya alam,” ungkap Misbakul Munir.

Sementara itu, Rahmat Sugiarto menjelaskan bahwa dari aspek teknis kehutanan, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan daya dukung dan daya tampung lingkungan kawasan DAS melalui pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan karakteristik tapak. Bibit yang ditanam merupakan tanaman keras bernilai konservasi sekaligus memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat.

“Jenis tanaman seperti mahoni dan alpukat dipilih berdasarkan kesesuaian kondisi biofisik lahan dan daya adaptasinya. Diharapkan tanaman tersebut dapat meningkatkan penutupan vegetasi, memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/kolonel-inf-rinto-wijaya-hadiri-forum-adat-ke-2-sangaji-bicoli-sultan-tidore-tegaskan-peran-adat-dan-lingkungan/

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 2.000 bibit tanaman ditanam di sepanjang aliran sungai Desa Gunung Sari. Penanaman ini diharapkan menjadi langkah awal rehabilitasi lahan kritis, pengendalian degradasi lingkungan, serta penguatan fungsi lindung kawasan DAS. Melalui kolaborasi ini, Perhutani KPH Bondowoso bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus mendukung pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta generasi mendatang.

Baca juga: https://ulas.co.id/bkpsdm-bondowoso-lakukan-pemetaan-dan-manajemen-kepegawaian-secara-menyeluruh-terhadap-jabatan-jabatan-yang-kosong/

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *