Usai Evaluasi DPRD, Pelaksanaan OSN SD Bondowoso Kini Lebih Nyaman, Taufan: Peserta Bisa Lebih Fokus

BONDOWOSO, Ulas.co.id – Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bondowoso pada Senin (20/7/2026) berlangsung dengan suasana yang lebih nyaman dan tertata. Perubahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas evaluasi dan masukan dari Komisi IV DPRD Bondowoso terkait penyelenggaraan seleksi sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan salah satu perubahan utama adalah penggunaan meja dan kursi bagi seluruh peserta seleksi. Sebelumnya, peserta mengikuti ujian dengan sistem lesehan yang dinilai kurang mendukung kenyamanan dan konsentrasi.
“Pada seleksi sebelumnya peserta masih mengikuti ujian dengan sistem lesehan. Sekarang kami sudah menggunakan meja dan kursi sesuai masukan DPRD. Harapannya, siswa bisa lebih fokus dan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Bondowoso hingga tingkat nasional,” ujar Taufan.
Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti seleksi merupakan siswa-siswi terbaik yang telah lolos dari tahapan sebelumnya. Sebanyak 27 peserta mengikuti seleksi bidang Matematika, sedangkan masing-masing 21 peserta mengikuti bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Menurut Taufan, Dinas Pendidikan berkomitmen terus melakukan perbaikan dalam setiap pelaksanaan OSN agar proses seleksi berjalan lebih baik, profesional, dan mampu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
BACA JUGA: bondowoso perkuat komitmen pertanian organik mulyadi luasan lahan bertambah 40 hektare pada 2026
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, A. Mansur, mengapresiasi langkah cepat Dinas Pendidikan yang dinilai responsif terhadap hasil evaluasi.
“Alhamdulillah, hari ini saya melihat langsung pelaksanaannya sudah jauh lebih baik. Peserta sudah menggunakan meja sehingga mereka bisa lebih fokus mengerjakan ujian. Ini menunjukkan masukan DPRD benar-benar ditindaklanjuti,” katanya.
Meski demikian, Mansur berharap perhatian pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada perbaikan teknis penyelenggaraan. Menurutnya, siswa yang berhasil mengharumkan nama Bondowoso di tingkat nasional juga layak mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
“Kami berharap pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil lolos hingga tingkat nasional. Apresiasi itu penting agar mereka merasa jerih payah dan prestasinya benar-benar dihargai, sekaligus menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus berprestasi,” tegasnya.
Pelaksanaan OSN yang lebih tertata ini diharapkan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pembinaan prestasi akademik di Kabupaten Bondowoso, sekaligus mempersiapkan peserta didik yang mampu bersaing dan membawa nama daerah di tingkat nasional.
Penulis: Redaksi


