Bapenda Bondowoso Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Retribusi untuk Percepat Pembangunan Daerah

Bondowoso, ulas.co.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bondowoso terus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak dan retribusi daerah sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Bondowoso.
Kepala Bapenda Bondowoso, Slamet Yantoko, menegaskan bahwa pajak dan retribusi bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi bersama untuk mewujudkan Bondowoso yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Setiap rupiah pajak dan retribusi yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, kebersihan lingkungan, hingga penguatan sektor sosial dan budaya,” ujar Slamet Yantoko, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang mengenal pajak hanya sebatas Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Padahal, terdapat berbagai jenis pajak dan retribusi daerah yang memiliki kontribusi penting terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak hotel dan restoran, pajak reklame, retribusi pasar, hingga retribusi parkir.
Semua sektor tersebut menjadi sumber pembiayaan pembangunan yang manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Slamet menjelaskan, Pemkab Bondowoso saat ini terus melakukan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, mulai dari digitalisasi layanan, pemanfaatan sistem pembayaran elektronik, hingga pelayanan jemput bola yang lebih dekat dengan masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, Bapenda juga terus melakukan optimalisasi pendataan objek pajak dan penggalian potensi pendapatan daerah agar penerimaan daerah dapat meningkat tanpa membebani masyarakat. Strategi tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Berbagai sumber pendapatan daerah memiliki satu tujuan yang sama, yakni pembangunan Bondowoso. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan wajib pajak untuk bersama-sama membangun kesadaran bahwa pajak dan retribusi adalah wujud cinta kepada daerah yang kita banggakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, hasil pembayaran pajak dan retribusi daerah selama ini telah berkontribusi terhadap pembangunan jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, penataan lingkungan, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: https://ulas.co.id/expo-peternakan-dan-kontes-ternak-2026-bondowoso-wujud-aspirasi-masyarakat/
Melalui semangat #PADnyawakita, Bapenda Bondowoso berharap partisipasi masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi terus meningkat sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal dan merata.
“Membangun Bersama, Demi Bondowoso Berkah. Pajak dan Retribusi Anda adalah energi pembangunan daerah untuk hari ini dan masa depan Bondowoso,” pungkas Slamet Yantoko.
Penulis: Redaksi


