Bursa Mobil Berkah Bondowoso 2025, Perkuat Sektor Perdagangan Otomotif dan Hidupkan Ekonomi Lokal

Wakil Bupati Bondowoso didampingi Plt. Kepala Diskoperindag serta Ketua Bursa Mobil Berkah Bondowoso dan Penasehat Asosiasi Pedagang dan Jasa Mobil (APJM) saat pembukaan di Alun alun Raden Bagus Asra Bondowoso (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id – Dalam rangka peringati HUT RI ke- 80 dan Peringati Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) Ke- 206 tahun 2025, APJM Bondowoso menggelar Bursa mobil Berkah Bondowoso. Perkuat Sektor Perdagangan Otomotif dan menghidupkan denyut ekonomi lokal di kabupaten Bondowoso Se Jawa – Bali, Bursa Mobil Berkah 2025 diikuti beberapa Kabupaten/Kota se- Jawa Timur, Sabtu (19/7/2025) bertempat di Alun-alun RBA Kironggo.
Wakil Bupati Bondowoso KH As’at Yahya Safi’i menyampaikan, atas terselenggaranya kegiatan Bursa Mobil Berkah ini sebuah langkah nyata yang mencerminkan kreativitas dan kolaborasi untuk memperkuat sektor perdagangan otomotif sekaligus menghidupkan denyut ekonomi.
“Ini bukan sekedar ajang pameran dan transaksi kendaraan, di balik deretan mobil yang tertata rapi dan brosur yang ditawarkan ada semangat perjuangan ekonomi masyarakat ada pelaku usaha yang gigih bertahan di tengah dinamika pasar,” terangnya.
Ada harapan dari konsumen yang mencari kendaraan terbaik untuk keluarganya dan ada semangat kebersamaan yang menyatukan untuk menjadikan ekonomi rakyat sebagai kekuatan utama Pembangunan Daerah.
“Melalui acara ini Bondowoso kembali membuktikan diri sebagai daerah yang terbuka inklusif dan siap menjadi tuan rumah bagi kegiatan bertaraf regional bahkan nasional,” ujarnya Wakil Bupati Bondowoso KH As’at Yahya Safi’i saat sambutan.
kehadiran peserta dari berbagai kota di Jawa dan Bali menunjukkan, bahwa potensi daerah ini makin dikenal makin dipercaya dan makin diperhitungkan.
Perdagangan mobil merupakan sektor yang terus berkembang dengan nilai transaksi besar serta menciptakan banyak lapangan kerja di bidang turunan seperti pembiayaan asuransi, reparasi, suku cadang hingga pemasaran digital.
“Otomatis kita tidak bisa menutup mata bahwa sektor ini berkontribusi nyata terhadap pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah berkepentingan untuk terus mendukung pengembangannya baik dari sisi legalitas usaha peningkatan kapasitas SDM maupun melalui fasilitasi event seperti hari ini,” ungkapnya.
Namun, kata Wabup As’at, pihaknya ingin mengingatkan bahwa kepercayaan konsumen adalah kunci utama jangan pernah abaikan pentingnya transparansi, kondisi kendaraan kelengkapan dokumen dan jaminan pasca pembelian.
“Karena bursa ini membawa nama Berkah maka Mari kita jaga bersama agar setiap transaksi yang terjadi memang membawa keberkahan, berkah bagi pedagang, berkah bagi pembeli dan berkah bagi masyarakat,” paparnya.
Kepada stakeholder, Wabup Bondowoso meminta untuk terus membuka ruang, kemudahan perizinan pembinaan usaha dan promosi produk lokal.
“Kepada perbankan dan leasing perkuat Sinergi kebudayaan yang adil dan menjangkau UMKM otomotif dan kepada media bantu sampaikan semangat positif dari acara ini agar Bondowoso semakin dikenal luas,” terangnya.
Kegiatan seperti ini adalah bagian dari strategi besar untuk membangun Kabupaten Bondowoso, ekonomi daerah tidak cukup hanya mengandalkan APBD tapi harus ditopang oleh kekuatan sektor real.
“Kami berharap bursa mobil Berkah ini bisa menjadi agenda rutin, diperluas skalanya dan dimasukkan dalam kalender resmi promosi daerah,” harapnya.
Sementara itu, menurut penasehat Asosiasi Pedagang dan Jasa Mobil (APJM) Kabupaten Bondowoso, Sunargi menyampaikan, bahwa APJM Bondowoso melalui Bursa Mobil Berkah 2025 mengucapkan terimakasih kepada Bupati dalam hal ini yaitu Wakil Bupati Bondowoso KH As’at Yahya Safi’i yang telah memberikan ijin untuk kita bisa melaksanakan Bursa Mobil di Bondowoso.
“Bursa Mobil Berkah se Jawa-Bali ini merupakan bursa mobil yang sangat di minati oleh para pelaku pedagang mobil se Jawa Timur, terdiri dari Madura, Surabaya, Probolinggo, Bali dan kabupaten/kota ikut serta meramaikan bursa ini,” katanya.
Ia juga mengatakan, bahwa dari 57 tenda yang mereka sediakan kurang, banyak yang mesan tidak ada barang.
“Artinya, dari antusiasnya teman-teman pelaku pedagang mobil di Jawa Timur ini untuk mensoport pelaksanaan bursa mobil yang ada Bondowoso. Manfaat dari bursa mobil ini, pertama bagi para pelaku pedagang mobil di Bondowoso untuk mencari penghasilan, dengan demikian perputaran ekonomi di Bondowoso khususnya UMKM,” ungkapnya.
Sementara pelaku pedagang mobil yang dari jauh bisa mencicipi kopi khas Bondowoso dan camilannya, juga bisa bermalam di hotel.
“Ini juga berkaitan dengan pariwisata, nantinya teman-teman dari jauh bisa berwisata ke Ijen ke Kawa wurung,” ujar Sunargi.
Sementara ketua panitia Bursa Mobil Berkah Bondowoso 2025, Diky Efendi berharap kepada Pemerintah Daerah, Bursa Mobil ini diharapkan menjadi event tahunan.
“Kita sangat bersyukur sudah di ijinkan membuka Bursa di Alun alun ini, karena tahun tahun sebelumnya tidak diijinkan, dikarenan covid. Alhamdulillah di Pemerintahan “RAHMAD” ini kita baru bisa melaksanakan Bursa mobil di Alun alun RBA Kironggo ini,” pungkasnya. (Yus)


