Hj. Zeiniye Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Toleransi, Persatuan, dan Investasi di Bondowoso

BONDOWOSO, ulas.co.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj. Zeiniye, S.Ag., M.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi, menjaga persatuan, serta membangun kebersamaan demi mendorong kemajuan Kabupaten Bondowoso.

Ajakan tersebut disampaikan Zeiniye dalam kegiatan sosialisasi bertema “Bangun Toleransi, Kuatkan Persatuan Bangsa, Tingkatkan dan Maksimalkan Tugas Fungsi DPRD” yang digelar di Hotel Grand Padis, Bondowoso, Minggu (18/10/2026).

Dalam pemaparannya, Zeiniye menilai Bondowoso memiliki karakter sosial dan kultural yang memiliki kemiripan dengan Kabupaten Situbondo. Keduanya dikenal memiliki kehidupan masyarakat yang kuat dengan tradisi pesantren, sekaligus menyimpan potensi keberagaman yang perlu dirawat melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tokoh agama, para ibu nyai, tokoh perempuan, pengasuh pondok pesantren, tokoh pemuda, hingga unsur partai politik memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai toleransi dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

“Bagaimana menghargai keberagaman dan memiliki satu persepsi untuk membangun Bondowoso agar lebih baik, itulah yang perlu kita kuatkan bersama,” ujarnya.

BACA JUGA: Kukuhkan 70 Pengurus Dpc Pkb Bondowoso Bidik 24 Kursi Pada Pemilu 2029

Ia menekankan, pesan toleransi tidak cukup disampaikan dalam forum sosialisasi, tetapi perlu diteruskan kepada komunitas masing-masing. Dengan demikian, semangat menjaga persatuan dapat menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu.

Toleransi Menjadi Modal Penting Menarik Investor

Selain memperkuat kehidupan sosial, Zeiniye menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas daerah sebagai salah satu faktor pendukung masuknya investasi ke Bondowoso.

Ia menjelaskan, tantangan ekonomi dan keterbatasan kemampuan fiskal daerah menuntut pemerintah untuk lebih kreatif dalam mencari sumber pembiayaan pembangunan. Ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat, menurutnya, perlu diimbangi dengan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang investasi.

Dalam kondisi tersebut, iklim sosial yang aman, harmonis, dan kondusif menjadi salah satu modal penting untuk membangun kepercayaan investor.

“Ketika Bondowoso kondusif, insyaallah investasi akan masuk. Karena itu, perlu membangun jaringan dengan seluruh elemen agar bersama-sama mendukung kehadiran investor di Bondowoso,” tuturnya.

Zeiniye juga menilai upaya mendatangkan investor bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan inovasi, kerja sama lintas sektor, serta dukungan masyarakat agar peluang investasi dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian daerah.

BACA JUGA: Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kejari Bondowoso Gandeng Rsud dr Koesnadi

Ia menambahkan, tantangan ekonomi saat ini harus dihadapi melalui kebersamaan. Seluruh pemangku kepentingan perlu mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rangkul Seluruh Elemen, Perkuat Persatuan Pascapilkada

Dalam kesempatan itu, Zeiniye turut menyinggung pentingnya merawat kebersamaan setelah dinamika politik dalam pelaksanaan Pilkada.

Menurutnya, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bekerja sama membangun daerah. Seluruh elemen, baik yang sebelumnya mendukung maupun tidak mendukung pihak tertentu, perlu dirangkul dalam semangat persatuan.

Ia mengajak masyarakat untuk menempatkan kepentingan Bondowoso di atas perbedaan kelompok maupun pilihan politik.

“Bagaimana ke depan, baik pendukung maupun yang tidak mendukung, bisa dirangkul bersama-sama untuk memajukan Bondowoso,” tegasnya.

Zeiniye berharap, melalui penguatan toleransi dan persatuan, hubungan antarkelompok masyarakat semakin harmonis sehingga pembangunan daerah dapat berjalan dengan dukungan yang lebih luas.

Maksimalkan Peran DPRD dan Partisipasi Masyarakat

Melalui sosialisasi tersebut, Zeiniye juga menegaskan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tugas dan fungsi DPRD, termasuk peran lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan.

Menurutnya, pelaksanaan fungsi DPRD perlu berjalan seiring dengan partisipasi masyarakat serta komunikasi yang baik antara pemerintah, wakil rakyat, dan berbagai kelompok sosial.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar aspirasi yang berkembang di lingkungan warga dapat tersampaikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembangunan daerah.

Ia berharap, sosialisasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mengenai peran DPRD, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif bahwa menjaga toleransi, persatuan, dan kondusivitas merupakan bagian penting dari upaya memajukan Bondowoso.

Dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat, Bondowoso diharapkan mampu menghadapi tantangan ekonomi sekaligus membuka peluang pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Penulis: Redaksi

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *